Bupati Imbau OPD & Stakeholder Langkat Tingkatkan Produksi Pangan

Sekdakab Langkat dr Indra Salahudin,MKes.(foto;mm)

Medanmerdeka.com – Bupati Langkat H Ngongesa Sitepu SH mengimbau OPD dan Stakeholder beserta jajaran untuk bekerja maksimal dalam meningkatkan produksi pangan.

Hal ini ditegaskan Bupati yang diwakilkan Sekdakab dr H Indra Salahudin,MKes,MM dalam apel gabungan jajaran ASN Langkat, Senin (3/12/2018) di halaman kantor bupati di Stabat.

Dikatakannya, meskipun Langkat setiap tahun swasembada beras, namun secara nasional pengadaan pangan belum mencukupi. Hal in disebabkan pertumbuhan penduduk Indonesia terus meningkat, seiring konsumsi beras.

Disisi lain, sambungnya, tantangan terberat yaitu lahan potensial banyak beralih fungsi menjadi non pertanian, serta sarana irigasi yang belum mumpuni alias terbatas. “Hal ini menjadi tantangan, apalagi belum ada perubahan pola konsumsi beras ke yang lain,” tegasnya.

Bupati berharap, tim Dewan Ketahanan pangan langkat bersama OPD dan Stakeholder untuk memperkuat sinergi dalam merealisasikan, merencanakan, monitoring dan mengevaluasi produk pangan.

“Harapanya agar  produk pertanian meningkat dan berkualitas. Sehingga mampu bersaing dan berkompetisi pada perdagangan agribisnis,  baik pasar lokal maupun internasional. Untuk itu, mari kita laksanakan tugas pokok dan fungsi kita masing-masing secara baik dan benar,  serta terus meningkatkan kinerja,  agar kita menjadi bagian penting dari pelaku pembangunan di negri bertuah ini,” tegasnya.

Pemerintah pusat telah menetapkan pencapaian sarana peningkat produksi beras nasional 2 juta ton dan selanjutnya kenaikan  5 persen setiap tahunnya. Selain itu Presiden RI di tahun 2018 ini, juga telah mencanangkan program Luas Tambah Tanam (LTT),  sebagai salah satu strategi pembangunan dalam rangka peningkatan produksi dan kualitas komoditi bahan pangan khususnya padi,  jagung dan kedele (Pajale).

“Dengan melakukan teknologi Standing Crop,  yaitu memaksimalkan pemanfaatan lahan sawah dengan 3 kali bertanam dalam satu tahun yang dikenal juga dengan istilah intensitas pertanaman (IP =3),”terangnya.(ir/mm)

Comment