Cegah Klaster COVID-19, Ini Imbauan Bupati Langkat Selama Ramadhan 1442 H

Kadis Kominfo Langkat H.Syahmadi. (Foto:MM/Ist)

LANGKAT - Bupati Langkat Terbit Rencana PA menerbitkan surat edaran Bupati Langkat Terbit Rencana nomor: 451.13-721/Kesra/2021, untuk mencegah kelaster baru pandemi COVID-19 serta memelihara kerukunan umat beragama di bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Langkat, H.Syahmadi mengatakan, surat edaran Bupati Terbit Rencana ini pertama mengimbau pegawai karyawan, masyarakat dan pihak BKM, untuk meningkatkan pelaksanaan ibada Sholat tarawih dan tadarus Alquran, infak, sedekah, zakat mal maupun zakat fitrah.

Dalam pelaksanaannya harus mematuhi protokol kesehatan COVID-19 secara ketat, dengan mengambil wudhu di rumah serta membawa peralatan ibadah secara masing-masing atau mandiri, serta memakai masker, menjaga jarak dan meniadakan bersalaman selepas Sholat.

Untuk rumah ibadah Masjid maupun Musalah diimbau menggulung karpet, menyediakan hand sanitizer, tempat cuci tangah dengan sabun diair mengalir. "Lantai rumah ibadah harus razin dibersihkan dengan cairan pembersih lantai," kata H.Syahmadi.

Selain itu, masyarakat juga dilarang menggelar kegiatan massal seperti tabliq akbar, buka puasa bersama maupun tarawih keliling yang mengundang banyaknya massa. Untuk pawai obor dan takbir keliling cukup dilakukan di Masjid dan Musalah masing-masing.

Kedua, sambung Kadis Kominfo, menciptakan suasana ketentraman dan ketertiban, pengusaha rumah makan, kantin, warung dan cafe, yang buka pada siang hari harus memasang tabir/penutup, serta meniadakan kegiatan hiburan, selama bulan suci Ramadhan.

Selain itu diminta untuk menutup usaha pukul 21.00 WIB, guna memberikan kesempatan bagi karyawan beribadah di rumah, dan membantu pencegahan penyebaran Covid-19.

Juga, diminta tidak memberikan izin keramaian di kecamatan. Pengusaha SPBU, agen Elpiji dan penyedia sembilan bahan pokok, untuk tidak menaikkan harga di atas batas kewajaran. "Serta tidak menjual barang-barang yang sudah kadaluarsa," tegasnya.

Selain itu, bagi warga masyarakat yang tidak menunaikan ibadah puasa, agar menahan diri untuk tidak makan minum dan merokok, di tempat-tempat terbuka pada siang hari.

Bagi warga agar tidak memproduksi, memperdagangkan dan menyembunyikan, membakar mercon, petasan atau bunyi-bunyian sejenis, yang dapat mengganggu suasana ketertiban dalam ibadah.

Ketiga, lanjut Syahmadi, Bupati juga menghimbau masyarakat, untuk tidak keluar rumah dan hanya keluar rumah, apabila ada keperluan penting, dan harus memakai masker.

Keempat, masih Syahmadi, diminta menjaga ketertiban terhadap tamu hotel, penginapan, rumah kost dan sejenisnya.

Terkahir,  diminta membuat dan memasang spanduk di instansi atau tempat-tempat strategis, serta ditempat usaha masing-masing.

Berisi himbauan kepada masyarakat, untuk memuliakan kehadiran bulan Ramadhan, serta kewaspadaan penyebaran COVID-19, khususnya dalam menggunakan masker.