Dongkrak UMKM, Kominfo – Disperindag Langkat Luncurkan Aplikasi e-Pasar

Kadis Kominfo Langkat H.Syahmadi menandatangani MoU dengan Disperindag. (Foto/Kominfo)

LANGKAT – Menuju 100 Smart City, Pemkab Langkat meluncurkan program unggulan (qiuckwin) informasi online aplikasi e-Pasar. Program diharapkan menjadi wadah mendongrak sekaligus memasarkan produk UMKM masyarakat Langkat ke depannya.

Untuk memperkuat program ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Langkat, disaksikan Sekdakab Langkat dr.H.Indra Salahudin melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) e-Pasar, Senin (14/9/2020) di ruangan LCC kantor Bupati, di Stabat.

Kadis Kominfo H. Syahmadi mengatakan MoU ini untuk mewujudkan efisiensi, efektifitas dan sinerginitas dalam pelaksanaan pemasaran secara online dalam upaya meningkatkan kualitas pemerintah, pembangunan, perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Langkat, sebagaimana visi misi Bupati Terbit Rencana PA.

H.Syahmadi optimis, MoU e-Pasar bermanfaat bagi pelaku UMKM, terutama dalam hal pemasaran produk. Disamping itu, masyarakat pembeli juga bisa mengevaluasi produk dan kualitas barang yang dibeli sekaligus mengecek harga pasaran.

Hal ini juga diperkuat Kadis Perindag Suktiar Muliyamin yang optimis aplikasi ini dapat meningkatkan dan mempermudah pemasaran hasil usaha, Industri Kecil Menengah (IKM), Usaha Kecil Menengah (UKM) serta para penggiat usaha lainnya yang ada di Negeri Bertuah.

Sembari menjelaskan, MoU ini juga akan melaksanakan kerjasama jaringan lintas organisasi perangkat daerah OPD.

Dalam kesempatan ini, Sekda Langkat dr.H.Indra Salahudin mengapresiasi Diskominfo dan Perindag sebagai leading sektor pelaksanaan program e-Pasar, yang sangat bermanfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha.  “Saya mensupport program e-pasar ini, yang di gagas oleh Diskominfo dan Disperindag," ungkap Sekda.

Sekda juga berharap, e-Pasar ini dapat membantu masyarakat menghadapi masa pandemic covid 19, dalam memepermudah memenuhi kebutuhan mereka. Sekaligus sebagai sarana peningkatan ekonomi serta mempermudah para pelaku usaha untuk menembus pasar yang lebih luas.

"Serta dapat mendukung pengembangan potensi wisata melalui pemasaran objek wisata maupun sovenir khas lokasi wisata yang ada di Langkat," ujarnya.