Gubsu Resmikan Bantuan Pembangunan PSU di Langkat

RESMIKAN: Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Lubis Edy Rahmayadi dan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Pempropsu Iltas Sitorus SE,MPd meresmikan bantuan pembangunan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) dalam bentuk jalan beton di kompleks perumahan Tiara Ara Condong, Desa Ara Condong, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.(foto: Ist/MM)

Medanmerdeka.com – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Lubis Edy Rahmayadi meresmikan bantuan pembangunan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) dalam bentuk jalan beton di kompleks perumahan Tiara Ara Condong, Desa Ara Condong, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Rabu (28/11/2018).

Peresmian jalan beton sepanjang 300 meter dan lebar 4 meter itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubsu Edy Rahmayadi dan pengguntingan pita oleh  Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Lubis Edy Rahmayadi.

Pada kesempatan itu, Gubsu juga menyerahkan tanda selesainya bedah rumah program Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Sumatera Utara kepada 3 orang penerima bantuan. Penyerahan secara simbolis tersebut ditandai dengan pemberian batu bata dan kunci rumah kepada tiga orang penerima.

Gubsu berharap bantuan pembangunan jalan tersebut dapat bermanfaat dan digunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat sekitar. “Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat. Tolong sama-sama dijaga dan dirawat sebaik-baiknya,” ujarnya.

Kepada penerima bantuan bedah rumah, Gubsu juga mengucapkan selamat. “Saya ucapkan selamat dan semoga yang menempati rumah ini selalu diberikan rezeki dan kesejahteraan,” katanya.

Bantuan tersebut, kata Edy Rahmayadi merupakan bentuk upaya pemerintah dalam mensejahterakan rakyatnya. Ke depan, rakyat diharapkan dapat menjadi mandiri.

Salah satu penerima bantuan pembangunan rumah Joko Sumpeno mengaku berbahagia, arena rumahnya terpilih untuk dibedah. Selama ini, ia dan keluarganya menempati rumah yang menurutnya tidak layak.

“Rumah saya dulunya terbuat dari papan, atapnya nipah,” ungkap Joko, sembari menyampaikan kini rumahnya lebih nyaman, dindingnya beton dan atapnya seng.

Pria yang bekerja serabutan ini mengharapkan ke depan bantuannya bisa membuat dirinya dan masyarakat sepertinya bisa hidup secara mandiri. Meski begitu ia bersyukur atas bantuan yang telah diterimanya.

Turut hadir dan mendampingi Gubsu pada kesempatan itu, sejumlah OPD Pemprovsu, Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Ilyas Sitorus SE,MPd, serta masyarakat sekitar.(mm)

Comment