Kominfo Langkat: Ornamen Budaya Melayu Harus Dijaga dan Dilestarikan

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Langkat H.Syahmadi. (foto/Ist)

LANGKAT – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) H.Syahmadi kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Langkat aman dan nyaman di tengah pandemi COVID-19. Termasuk menjaga dan melestarikan budaya Melayu yang menjadi warisan nusatara hingga ke generasi masa mendatang.

“Tidak ada niatan pemerintah daerah (Langkat) untuk menghilangkan ornamen budaya Melayu dalam segala aspek pembangunan yang dilakukan, termasuk renovasi tugu selamat datang di Kota Stabat,” kata H.Syamadi, menjawab wartawan terkait adanya spanduk penolakan renovasi tugu oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, karena dianggap menghilangkan ornament Melayu.

Kadis Kominfo H.Syahmadi menyakinkan, bahwa sesuai visi misi Bupati Terbit Rencana dan Wakil Bupati H.Syah Afandin, untuk menjadikan Langkat Bumi Bertuah yang berbudaya.

“Bupati juga secara langsung mengintruksikan semua SKPD agar memperbanyak simbul - simbul budaya yang ada,” kata Syahmadi di ruangan kerjanya, Rabu (13/1/2021).

Sebelumnya Kadis PUPR Langkat Subiyanto juga sudah menjelaskan rehab tugu selamat datang dianggarkan dalam tahap pertama tahun 2020 dan akan dilanjutkan tahun 2021, karena ada realokasi anggaran tahun sebelumnya.

“Pembangunan ini belum selesai, sehingga dilanjutkan tahun 2021 dengan ornament Melayu. Pembangunan melibatkan Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup,” katanya.

Oleh karena itu, Kadis Kominfo H.Syahmadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersabar dan menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan nyaman, terkhusus di tengah pandemi COVID-19, dan tetap mematuhi protokol kesehatan.