TPID Langkat Gelar Rapat Koordinasi Bahas Inflasi

Medanmerdeka.com – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Langkat menggelar rapat kordinasi bersama Kabag Perekonomian yang juga Sekretaris II TPID, H Sutrisuanto S.Sos MAP dihadiri 27 ASN lintas SKPD.

Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi (IHK) oleh BPS Kabupaten Langkat,  Inflasi Nopember 2018, di 4 kota IHK di Sumatera Utara mengalami Inflasi, yakni Kota Sibolga 0,28%, Pematangsiantar 0,01%, Medan sebesar 0,64% dan Padangsidimpuan sebesar 0,50% .

Dengan demikian gabungan 4 IHK di Sumatera Utara mengalami deplasi sebesar 0,51%. Deplasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukan oleh turunnya indeks tiga kelompok pengeluaran, yakni   bahan makanan sebesar 3.30%,  Sandang sebesar 0,24% dan Kesehatan sebesar 0,10%.

Sedangkan Komoditasitas Utama penyumbang Deplasi/ mengalami penurunan harga selama  Nopember 2018 di Medan antara lain Cabai Merah, Cabai Upah Pembantu Rumah Rawit, Sandang, daging sapi, cabai hijau dan gula pasir.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Langkat mengklaim ketersediaan pangan dan harga bulan Nopember dan Desember 2018 cukup tersedia dan Harga pangan stabil dan terjangkau.

Sementara itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Langkat mengatakan stok beras bulan Oktober dan Nopember 2018 mencukupi karena sebagian petani sudah mulai panen dengan harga padi gabah kering panen Rp.4.500 sampai Rp.5.000/kg, begitu juga Jagung pipil kering ditingkat petani seharga Rp.4.500  sampai Rp.5.000.

Untuk daging sapi dan daging ayam broiler (Ayam Potong) juga cukup tersedia, harga daging sapi murni Rp.105.000 sampai 110.000/kg dan daging ayam potong Rp.26.000 sampai Rp.28.000/kg. untuk diketahui bersama Dinas Pertanian dan Ketapang Kab.Langkat telah menyiapkan beras standart murah di Toko Tani di beberapa Kecamatan.

Hal yang sama juga disampaikan Dinas Perikanan dan Kelautan Kab.Langkat, menerangkan pada nopember 2018 harga ikan laut masih mengalami kenaikan sampai saat ini,disebabkan cuaca buruk/kurang mendukung bagi nelayan untuk melaut.

Untuk deretan harga ikan dipasar yaitu   Ikan Tongkol Rp.25.000/kg,  Gembung Kuring Rp.35.000/kg,  Biji Nagka  Rp.20.000/kg, Kakap Merah Rp.50.000/kg, Udang Kelong Rp.90.000/kg, Udang kertas Rp.55.000/kg.

Dalam pertemuan ini, H Sutrisuanto mengatakan, dalam menekan inflasi bulan November 2018, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk fokus pada komoditas cabe merah agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Disisi lain, tim TPID agar kontinu dalam meninjau pasar, termasuk memantau harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar, termasuk menjelang Natal dan Tahun Baru.

Selain itu, Sekretaris II TPID Langkat juga mengimbau Dinas Kesehatan Langkat untuk turun ke lapangan memantau makanan yang mengandung zat kimia berbahaya seperti boraks, formalin dan makanan kadaluarsa yang dikhatirkan marak menjelang hari besar.

H Sutrisuanto  juga meminta Dinas Perikanan dan Kelautan untuk melakukan sosialisasi sekaligus melakukan pembinaan bagi para nelayan agar menjadi peserta Asuransi Nelayan dan Asuransi Tenaga kerja. Program ini harus tercapai, agar nelayan Kabupaten Langkat terlindungi dalam asuransi.(ir/mm)

Comment