Wabup Langkat Hadiri Rakor Penangan COVID-19  Tingkat Sumut

Wakil Bupati Langkat H.Syah Afandin menghadiri Rakor penanganan COVID-19, tingkat Provinsi Sumut di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVId-19, di Medan, Jumat (25/9/2020). (Foto/Diskominfo)

MEDAN – Wakil Bupati Langkat H.Syah Afandin menghadiri Rakor penanganan COVID-19, tingkat Provinsi Sumut di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVId-19, di Medan, Jumat (25/9/2020).

Rakor dihadiri langsung Kepala Satgas GTPP COVID-19, Letjen TNI Doni Monardo dan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi serta seluruh kepala daerah se-Sumut.

Gubernur Edy Rahmayadi mengatakan langkat-langkah penanganan COVID-19 di Sumut bersinergi dan koordinasi dengan kepala daerah Bupati/Wali Kota. Untuk penanganan lebih spesifik dan lebih cepat, maka pemerintah akan menyiapkan laboratorium PCR swab untuk RSUD sebagai rumah sakit rujukan COVID-19  di Gunung Sitoli, Nias.

"Dari data nasional, saat ini Provsu menduduki peringkat ke 7, dengan konfirmasi 9653, meninggal 407, sembuh 5867," paparnya.

Letjen Doni Monardo, menekankan semuanya, untuk terus berkerjasama dengan maksimal mungkin guna menekan penyebaran COVID-19, dengan mempedomani Inpres No.6 tahun 2020, tentang peningkatan penegakan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pengendalian COVID-19.

"Mari kita mengedukasi ke pada masyarakat, bahwa COVID019, itu nyata dan sangat berbahaya. Mari kita jadikan hal ini, sebagai tanggung jawab kita bersama, baik TNI/Polri dan seluruh jajaran Pemprovsu,"pungkasnya.

Selepas rakor, Wakil Bupati Langkat H.Syah Afandin mengatakan pihaknya sudah melaksanakan intruksi pemerintah pusat maupun Sumut, untuk lebih serius menangani pandemi COVID-19 dengan tujuan mencegah dan melindungi masyarakat Langkat dari pandemi corona.

Hal itu dengan diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) Nomer 39 tahun 2020, tanggal 22 September 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan pengendalian COVID-19.