Bunda PAUD: Gernas BAKU Pintu Gerbang Kedekatan Orang Tua & Anak

Medanmerdeka.com– Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Kabupaten Pakpak Bharat menggelar nonton bareng Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernas BAKU), Rabu kemarin (2/4/2018) di Gedung Bale Sada Arih, Kompleks Perkantoran Panorama Indah Sindeka, Salak.

Nonton Bareng Gernas BAKU ini dihadiri Bupati Pakpak Bharat, Dr Remigo Yolando berutu M.Fin MBA didampingi Bunda PAUD Pakpak Bharat Dewi Remigo Berutu S.Sos bersama orang tua, tokoh adat, pemuka agama, penggiat PAUD dan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pakpak Bharat.

Para orang tua maupun penggiat PAUD tampak antusias menyaksikan langsung film dokumenter berdurasi 15 menit, 29 detik yang menceritakan kegiatan Gernas Baku di lingkungan PAUD, Taman Kanak-kanak, dan beberapa lokasi se-Kabupaten Pakpak Bharat, serta berisikan pendapat masyarakat tentang pentingnya Gernas Baku ini.

Gernas Baku merupakan suatu gerakan untuk mendukung inisiatif dan peran keluarga Indonesia dalam meningkatkan minat baca anak melalui pembiasaan di rumah, di lembaga PAUD dan masyarakat.

Dengan mengutip sebuah peribahasa yaitu ‘buku merupakan jendela dunia’, Bupati Remigo menyambut baik pelaksanaan Gernas Baku ini, mengingat buku merupakan lautan ilmu, menambah pengetahuan dan membuka wawasan bagi orang yang membacanya. “Ini sejalan dengan peringatan Hardiknas yang telah dilakukan pemerintah sejak lama. Artinya jelas bahwa pemerintah menaruh concern yang mendalam akan pentingnya pendidikan, salah satunya melalui buku ini, dan seharusnya Gernas Baku ini digalakkan sejak dahulu,” tuturnya.

Sembari mengingatkan tentang pilihan buku yang bermanfaat untuk dibacakan kepada putra-putrinya, Bupati meminta gerakan ini tidak sesaat, tetapi tetap dilakukan terus menerus, sampai kapan pun. “Banyak strategi yang dilakukan untuk semakin menggalakkan Gernas Baku ini semisal secara kontinyu mengundang para orang tua membacakan buku di sekolah-sekolah”, sebutnya, dengan berharap kebiasaan membaca buku lahir di tengah-tengah keluarga. “Efek yang dirasakan juga tidak hanya membuka cakrawala berfikir bagi pembacanya dan bagi si anak, tetapi juga meningkatkan intensitas kedekatan emosional antara orang tua dan anak”, tutur Buapati.

Bupati juga menginginkan, sejalan dengan momentum Gernas Baku ini, semakin terjalin hubungan yang erat antara orang tua dengan guru. “Ini berdampak pada kualitas pendidikan kita. Kalau perlu dilibatkan pihak Desa dengan menghadirkan perpustakaan di Desa-desa”, sambung Bupati Remigo.

Hal senada juga disampaikan oleh Bunda PAUD Dewi Remigo, yang menegaskan pentingnya pengkolaborasian kemajuan pendidikan dengan penguatan kebudayaan. “Luangkanlah waktu bagi para orang tua dengan membacakan buku paling tidak 5 menit dan dilakukan minimal tiga kali seminggu. Ini akan berdampak positif dan sangat berharga. Tidak hanya untuk pembentukan karakter anak, tetapi juga menjalin kasih sayang serta rasa percaya diri anak,” katanya.

Disampaikan juga bahwa puncak acara Gernas Baku akan dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2018, yang akan dilaksanakan di seluruh PAUD se-Kabupaten Pakpak Bharat, dan akan menjadi pintu gerbang bagi seluruh orang tua dengan anak untuk membiasakan membaca buku di rumah maupun di sekolah-sekolah. Dalam rangkaian acara ini juga dilakukan penyerahan hadiah bagi siswa-siswi PAUD dan TK yang memenangkan Lomba Mewarnai dalam rangka Hardiknas. (amri/mm)

Comment