Forkopimda Pakpak Bharat Basmi Penyakit Masyarakat

PERTEMUAN : Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu rapat bersama Forkopimda membahas pembongkaran dan pembasmian penyakit masyarakat.(foto:ist/mm)

PERTEMUAN : Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu rapat bersama Forkopimda membahas pembongkaran dan pembasmian penyakit masyarakat.(foto:ist/mm)

Medanmerdeka.com – Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu MBA, MFin bersama Forkopimda menggelar rapat membahas penyakit masyarakat, kemarin di Bale Sada Arih.

Dalam pertemuan ini, Pemkab dan Forkopimda sepakat untuk membongkar sejumlah warung remang-remang yang kian meresahkan masyarakat di Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan STTU Jehe.

Keberadaan warung warung ini sudah banyak dikeluhkan masyarakat yang menduga menjadi sarang prostitusi dan minuman keras. Jika tidak diberantas, maka akan terjadi human traficking dan penyebaran visu HIV/AIDS di Pakpak Bharat.

Sebelumnya Pemkab Pakpak Bharat sudah melayangkan surat teguran kepada sejumlah pemilik warung. Langkah awal ini tampaknya sudah diikuti sejumlah pemilik dengan membongkar warungnya sendiri.

“Dalam forum ini kita sepakat untuk membongkar habis seluruh bangunan warung warung liar di sepanjang jalan negara,” tegas Remigo dalam pertemuan ayng dihadiri Ketua DPRD, Sonni P. Berutu, S.Th, Dandim 0206/Dairi, Letkol. (Arh), Letkol (Arh) Hadi Purwanto, SH, Ketua PN Sidikalang, Afrizal Hadi, SH, MH, serta perwakilan dari Polres Pakpak Bharat dan Kejari Dairi.

Dalam pertemuan ini, Remigo berharap dukungan lintas instansi, dan pemuka masyarakat dan pemuka agama yang hadir untuk menyampaikan kepada masyarakat akan efek buruk terhadap adanya penyakit masyarakat yang ada, serta membantu melakukan himbauan secara persuasif terhadap para pemilik warung yang bermasalah agar secara sukarela melakukan pembongkaran bangunannya secara permanen.(amri/mm)

Comment