Pakpak Bharat Gelar Bursa Inovasi Desa

INOVASI : Asisten Pemerintahan Drs Tekki Angkat mewakili Sekretaris Daerah memukul gong tanda dibukanya Bursa Inovasi Desa, Pakpak Bharat.(foto:ist/mm)
INOVASI : Asisten Pemerintahan Drs Tekki Angkat mewakili Sekretaris Daerah memukul gong tanda dibukanya Bursa Inovasi Desa, Pakpak Bharat.(foto:ist/mm)

Medanmerdeka.com - Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, menggelar Bursa Inovasi Desa dalam upaya lebih merangsang munculnya berbagai inisiatif membangun desa, Senin 926/11/2018) di Bale Sada Arih, Kompleks Perkantoran Panorama Indah Sindeka, Salak.

Asisten Pemerintahan, Drs. H. Tekki Angkat, yang membuka secara resmi kegiatan ini mengutarakan bahwa Bursa Inovasi Desa seperti sesuatu yang terdengar baru di Kabupaten Pakpak Bharat. “Akan tetapi sesungguhnya Pemkab Pakpak Bharat telah melaksanakan ini sejak lama bahkan wilayah-wilayah lain banyak yang belajar dari Kabupaten Pakpak Bharat”, tuturnya.

Asisten berharap bahwa inovasi yang muncul berasal dari Desa itu sendiri, dan sesuai dengan potensi desanya. “Dan itu merupakan yang terbaik," katanya.

Inovasi yang alami memanfaatkan potensi Desa, dan tidak perlu rumit. Artinya yang sederhana saja bisa menjadi penting asal dimanfaatkan dengan maksimal untuk mempercepat kesejahteraan.

Dalam acara yang merupakan sharing informasi kegiatan inovasi yang sudah terbukti mampu meningkatkan mutu proses pembangunan di Desa ini, melibatkan komponen yang ada di Desa, terutama para Kepala Desa BPD dan para pemuka masyarakat. Acara yang diprakarsai Tim Pelaksana Inovasi Desa se-Kabupaten Pakpak Bharat ini mengkonsentrasikan pada 3 bidang, yaitu infrastruktur, ekonomi kewirausahaan dan sumber daya manusia.

Acara ini juga turut dihadiri Tenaga Ahli Kabupaten, Pendamping Desa, Pendamping Desa Teknik Infrastruktur dan Pendamping Lokal Desa, yang turut meramaikan stand-stand dalam Bursa Inovasi ini. Bursa Inovasi Desa ini juga untuk menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan solusi bagi penyelesaian masalah, serta inisiatif atau altenatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan dana desa yang lebih efektif dan dan inovatif.

Selain itu, kegiatan ini juga bermaksud untuk mendiseminasikan informasi pokok terkait Program Inovasi Desa (PID) secara umum, serta Program Pengelolaan Pengetahuan dan Inovasi Desa secara khusus, sekaligus memperkenalkan inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa dalam menyelesaikan masalah dan menjalankan kegiatan pembangunan. (ir/mm)

Penulis:

Baca Juga