Pakpak Bharat Lepas Kirab Obor Paskah Nasional

Medanmerdeka.com – Sekda Kabupaten Pakpak Bharat, Sahat Banurea, S.Sos, M.Si melepas Tim Kirab Obor Paskah Nasional, Rabu pagi (18/4/2018) di halaman apel Sekretariat Daerah, Kompleks Perkantoran Panorama Indah Sindeka, Salak.

Pelepasn ini ditandai dengan pengibasan bendera start, selanjutnya akan menuju ke Kabupaten Dairi dengan pengawalan dari Pemkab Pakpak Bharat sampai ke perbatasan.

Sekda Sahat Banurea didampingi pimpinan OPD dan Ka. Bagian Setda, mengutarakan bahwa kedatangan tim kirab Obor Paskah Nasional ke Kabupaten Pakpak Bharat memberi makna tersendiri. “Bagi kami ini sungguh membawa kegembiraan karena misi dari kirab obor ini juga untuk menyebarkan kedamaian ke seluruh negeri. Mudah-mudahan cita-cita yang kita inginkan bersama akan terwujud.”, ucap Sekda.

Kepada Tim Kirab yang dipimpin Teddy Matheos, SE, MM, selaku Ketua Kirab Obor Nasional, bersama Ir. Santiamer Silalahi, Sekretaris Steering Comittee, Johnson Simamora, Wakil Ketua Kirab Obor Nasional, Roy Paruntu, Olla Mokodompit, Jacky Wagey, Adibu Nalle dan Nathan Panjaitan, Sekda mengucapkan selamat jalan. “Semoga berkat Tuhan selalu menyertai kita di perjalanan”, ujarnya.

Selain tim nasional, Kirab Obor Paskah ini juga didampingi panitia dari Provinsi Sumatera Utara, yang dikoordinatori oleh Robinson Hutagaol, SH, MPd. Sehari sebelumnya tim ini tiba di Kabupaten Pakpak Bharat setelah dari Kabupaten Humbang Hasundutan.

Kirab Obor Paskah Nasional ini berawal dari Danau Tondano, Sulawesi Utara, kemudian dibawa berkeliling sampai ujung selatan Sulawesi, untuk selanjutnya dibawa ke ujung timur pulau Jawa sampai ujung barat pulau Jawa. Dari pulau Jawa menyeberang ke Sumatera, mulai dari Lampung dan, dan akan berakhir di Samosir pada Perayaan Paskah Nasional.

kirab ini bermakna perdamaian dan kerukunan, tanpa memandang suku dan agama, yang akan menyebar ke seluruh nusantara, yang disimbolisasi dari Danau Tondano menuju Danau Toba. Harapannya nyala perdamaian dan kerukunan akan menyebar dan tidak akan pernah padam di negeri ini.(amri/mm)

Comment