oleh

Pakpak Bharat Raih Peringkat Pertama LPPD 2016

Medanmerdeka.com – Kabupaten Pakpak Bharat meraih peringkat pertama se-Sumatera Utara dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tahun 2016, dengan skor 3,0887 dan Penghargaan dalam melaksanakan Inovasi Pelayanan Publik e-Government.

Prestasi gemilang yang diraih Kabupaten Pakpak Bharat dibawah kepemimpinan Dr Remigo Yolandi Berutu M.Fin, MBA diserahkan langsung pada Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXII tahun 2018, Kamis kemarin di kantor Gubernur Sumatera Utara.

Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu.
          Remigo Yolando Berutu.

Penghargaan ini diterima langsung Sekda Kabupaten Pakpak Bharat Sahat Banurea S,Sos dari Gubsu Ir H T Erry Nuradi. Tampak hadir mendampingi Sekda Plt. Ka. Dinas Kominfo, Aryanto Tinambunan, SP, M.Si, Ka. Bagian Humas, Kastro Manik, S.Sos, Ka. Bagian Pemerintahan, dan Ka. Bagian Organisasi Chairul Pane, SP.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pakpak Bharat, Sahat Banurea S.Sos, M.Si didampingi Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setda, Robincem Habeahan SIP menuturkan, penilaian peringkat pertama yang diraih Kabupaten Pakpak Bharat berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) No:100-53 tahun 2018 tanggal 1 Januari 2018 tentang Peringkat dan Status Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional dan radiogram Biro Otda Pemprovsu.

Dalam putusan ini disebutkan, Kabupaten Pakpak Bharat meraih peringkat pertama di Sumatera Utara untuk LPPD tahun 2016 dari 33 Kabupaten dan Kota se-Sumatera Utara dengan skor 3,0887 atau sangat tinggi.

Sementara itu, Bupati Pakpak Bharat Dr Remigo Yolando Berutu M.Fin, MBA mengaku bangga atas apresiasi yang diberikan pemerintah pusat (Mendagri). “Penghargaan ini merupakan kado terindah di HUT ke-15 Tahun, ASN dan segenap masyrakat Kabupaten Pakpak Bharat,” kata Remigo, sembari tersenyum.

Tak lupa, Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pakpak Bharat yang telah bekerjakeras untuk mewujudkan pemerintah yang bersih dan melayani masyarakat dengan sepnuh hati. “Tidak gampang menorehkan prestasi ini dan yang pasti, jika ada kemauan pasti ada jalan untuk mencapainya,” tegasnya.

Bupati berharap, prestasi ini menjadi motivasi bagi segenap ASN Kabupaten Pakpak Bharat untuk lebih giat lagi bekerja keras demi terwujudnya kemakmuran bagi masyarakat.

Mendagri Tjahjo Kumolo dalam amanatnya yang dibacakan Gubsu Erry Nuradi mengatakan seiring dengan tema Hari Otonomi Daerah pada tahun ini artinya bukan hanya mengharuskan daerah-daerah menjalankan kewenangan otonomi daerah berlandaskan kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku, tetapi juga harus menjadikan transparansi dan partisipasi publik sebagai dasar dan tolok ukur utama dalam setiap pengambilan kebijakan sehingga apapun kebijakan itu dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat.

Untuk mewujudkan Nawa Cita sama artinya dengan mewujudkan kesejahteraan rakyat di setiap jengkal tanah air kita. Mewujudkan kesejahteraan akan menjadi sebuah keniscayaan jika otonomi daerah diselenggarakan secara akuntabel, transparan, berkepastian hukum, dan partisipatif.

Kepala Daerah dan Perangkat Daerah untuk tidak takut berinovasi. “Sudah ada jaminan perlindungan hukum bahwa inovasi tidak akan dipidanakan. Inovasi di daerah bukan hanya mampu menjadi solusi berbagai persoalan di daerah, meningkatkan daya saing daerah, serta gerbang menuju kesejahteraan, tetapi juga menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing bangsa kita di dunia,” tandasnya.(amri/mm)

News Feed