Pakpak Bharat Terapkan Aplikasi Kesehatan Berbasis Online

Medanmerdeka.com – Bupati Pakpak Bharat Dr Remigo Yolando Berutu M.Fin MBA melakukan penandatangan kerjasama dengan Bambang Wijayanto selaku Dirut PT Sijarimas Teknologi Inovasi (STI), Kamis (3/5/2018) di Bale Sada Arih, Komplek  Perkantoran Panorama Indah Sindeka, Salak.

Adapaun kerjasama yang dilakukan yakni penerapan Aplikasi Walking Doctor atau WD-RYB untuk peningkatan pelayanan kesehatan.Program ini sudah diuji coba sejak Oktober 2017 lalu di beberapa Puskesmas, masing-masing Puskesmas Salak, Puskesmas Sukaramai dan Puskesmas Siempat Rube.

Sekaligus penandatangan kerjasama Kepala Dinas Kesehatan Pakpak Bharat, dr Tomas dengan PT STI, terkait pelayanan operasional dan pemeliharaan aplikasi WD-RYB.

Sesuai perjanjian aplikasi ini akan dikenakan seluruh puskesmas se-Kabupaten Pakpak Bharat, terkecuali Puskesmas Sibagindar dan RSUD Salak dikarenakan keterbatasan aliran listrik.

Sebagaimana diketahui WD-RYB  merupakan aplikasi layanan kesehatan berbasis online oleh dr.Wilson Wang dari Amerika Serikat. Aplikasi kesehatan ini baru pertama kali digunakan di Kabupaten Pakpak Bharat, dengan menghadirkan kemudahan, mulai dari pendaftaran pasien hingga fasilitas kesehatan yang begitu efisien dan efektif karena membuat keteraturan dalam perekaman medik, pemeriksaan pasien lebih lengkap, pemakaian obat lebih rasional, serta diagnosa akan lebih tepat, dan yang pastinya meminimalisir penggunaan kertas.

Penandatanganan ini turut disaksikan oleh Sekda, Sahat Banurea, S.Sos, M.Si bersama para Ka. Bagian Setda, Direktur RSUD, para Ka. Puskesmas beserta jajarannya dan jajaran Dinas Kesehatan. Tampak hadir juga dari Impro, Ibu Evodia, dan pendamping/mentor aplikasi WD-RYB dr. Silvi.

Bupati menyambut baik penandatanganan ini yang menjadi tanda dimulainya secara resmi penggunaan aplikasi ini di Pakpak Bharat. “Teknologi dihadirkan untuk memudahkan pelaksanaan. Tetapi bagaimanapun memiliki plus dan minus karena untuk pertama kalinya dipakai di tempat kita, sehingga perlu untuk terus di-update dan di-upgrade sebagaimana aplikasi-aplikasi lainnya yang ada. Walaupun begitu kita beruntung dari sisi manfaat, karena yang selama ini tersimpan dalam bentuk catatan-catatan manual serta dalam isi kepala akan dibantu oleh peralatan yang ada. Selain itu keuntungan lainnya dapat kita hitung dari sisi finansial,” Kata Bupati Remigo.

Remigo berharap, seiring efisiensi yang ada maka kualitas pelayanan harus lebih tinggi. “Karena ini menyangkut jiwa manusia, dengan capaian masyarakat yang sehat serta zero mortalitas. Kuncinya adalah tenaga paramedis harus mampu melakukan tindakan yang cepat dan tepat,” ungkap Bupati. Ke depan aplikasi ini juga diharapkan dapat dikoneksikan dengan aplikasi yang seiring seperti aplikasi BPJS, SIKDA (Sistem Informasi Kesehatan Daerah) dan aplikasi Adminduk.(amri/mm)

Comment