Remigo Serahkan 52 Unit Sepeda Motor Kepada Bidan Desa

Medanmerdeka.com – Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu mersmikan pembangunan lima gedung Puskesmas selaigus menyerahkan bantuan 52 unit sepeda motor kepada bidan desa.

Penyerahan bantuan ini dilakukan di halaman Puskesmas Singgabur, Desa Silimakuta Kecamatan STTU Julu, Selasa kemarin (23/01). Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua DPRD, Kadri Tumangger, Ka. Dinas Kesehatan, dr. Tomas yang didampingi jajarannya, Direktur RSUD dan para Kepala Puskesmas, para pimpinan OPD, perwakilan BPJS Kabupaten Pakpak Bharat, pemuka masyarakat. Bantuan sepeda motor diserahkan Bupati Remigo kepada 8 perwakilan Bidan Desa dari 8 Kecamatan.

Selanjutnya secara simbolis Bupati Remigo didampingi Ketua DPRD melakukan pengguntingan pita gedung baru Puskesmas Singgabur,  dan menandatangani prasasti peresmian 5 gedung baru, diantaranya Puskesmas Singgabur, Puskesmas Siempat Rube, Puskesmas Sibande, Puskesmas Salak, dan Puskesmas Tinada.

Penyerahan sepeda motor bagi Bidan serta peresmian gedung baru Puskesmas adalah bukti keseriusan Pemkab Pakpak Bharat terkait kesehatan masyarakatnya. “Dalam hal bantuan sepeda motor juga dilakukan penilaian tersendiri terhadap kinerja para Bidan. Saya mengamati ada peningkatan yang cukup tajam dalam bentuk pelayanan yang dilakukan para Bidan dalam beberapa tahun terakhir, dan itu menjadi pertimbangan utama dalam penyerahan bantuan sepeda motor”, ungkap Bupati.

Bupati berharap, dengan adanya bantuan sepeda motor dan dibangunya fasilitas puskesmas pelaynan kesehatan masyarakat tentunya akan lebih baik dari sebelumnya. “Lakukan semua dengan lebih berkualitas lagi dengan mengikuti peraturan serta regulasi yang ada dan juga taat akan prosedur, sehingga semua pihak akan terpuaskan”, tegasnya.

Dalam kesempatan ini Bupati menyampaikan bahwa peningkatan kualitas Puskesmas terus diupayakan melalui akreditasi. “Setelah Puskesmas Sukaramai yang telah terakreditasi, serta Puskesmas Siempat Rube yang sedang dalam tahap penilaian, maka pada tahun ini kita mengajukan 4 Puskesmas lagi untuk diakreditasi yaitu Salak, Singgabur, Tinada dan Siempat Rube. Hal yang membanggakan, segala upaya kita ternyata menjadi contoh pelajaran dan ditiru oleh Kabupaten lain,“ katanya.

Kepada para Bidan, Bupati berpesan agar terus bergairah dalam bekerja karena menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan di Desa-desa. “Tugas kalian tidak semata-mata urusan kehamilan dan persalinan, tetapi juga pelayanan kesehatan secara komprehensif termasuk untuk urusan pendataan. Hal tersebut tidak mudah dan dibutuhkan kerja keras serta dukungan masyarakat”, ujar Bupati.

Terkait dengan dukungan masyarakat, Wakil Ketua DPRD mengatakan agar para Bidan pandai-pandai membawa diri. “Pelajari adat-istiadat, terutama bahasa daerah yang digunakan sebagai pengantar sehingga memudahkan dalam berkomunikasi. Selalu tersenyum dan berusaha tampil dengan ramah dan semoga hal tersebut akan membangun kepercayaan masyarakat”, jelasnya.

Ditambahkan oleh beliau bahwa DPRD selalu menyokong kegiatan pemerintah dalam urusan kesehatan. “Semangat para Bidan dalam bekerja patut dicontoh dan Bidan juga merupakan ujung tombak kesehatan di tengah masyarakat. Dan kini kita lihat buah kerja keras Bupati bersama jajarannya”, tambah Kadri.

Sementara itu Kepala Dinas kesehatan mengatakan salah satu komitmen Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dalam urusan kesehatan. “Semoga pembangunan kesehatan semakin tercapai dan kelas kita semakin meningkat”, terangnya. Beliau juga menandaskan bahwa Dinas Kesehatan di tahun 2018 ini akan menargetkan Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan) untuk skala Kabupaten dan membutuhkan peran serta Bidan di dalamnya. “Semoga kita menjadi Kabupaten yang pertama untuk Stop BABS di Sumatera Utara,” harapnya.(am/mm)

Comment