Pemprovsu “Tutup Mata”, Jalan Provinsi Kupak Kapik

SIMALUNGUN - Ruas jalan provinsi Pematangsiantar- Tanah Jawa di Desa Marihat Baris,Kecamatan Siantar,Kabupaten Simalungun, lebih 2 tahun dibiarkan rusak parah oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu).

Kerusakan ruas jalan provinsi yang berada persis di depan markas Batalyon 122 Tombak Sakti itu bahkan sudah sering terjadi kecelakaan.

Salah seorang warga setempat F Damanik mengatakan,sudah tidak terhitung berapa kali pengendara sepedamotor jatuh karena menghindari atau terjebak lubang apalagi saat hujan turun. "Jika hujan turun jalan digenangi air sehingga pengendara sepedamotor tidak mengetahui ada lubang dan terjebak jatuh," kata Damanik.

Damanik mengatakan pihak Batalyon 122 Tombak Sakti sudah berulang kali menimbun jalan yang rusak sepanjang 1 kilometer itu namun hanya sebentar saja bagus,karena hanya ditimbun tanah atau pasir.

Anggota DPRD Simalungun,Dadang Pramono berharap Pemprovsu tidak menutup mata dengan kerusakan jalan provinsi di Desa Marihat Baris.

"Warga yang kesal karena sudah lama tidak diperbaiki pernah berniat memblokir jalan tersebut tapi saya minta tidak dilakukan karen mengganggu kelancaran lalulintas,jadi saya sangat berharap Pemprovsu tidak menutup mata," kata Dadang.

Komandan Batalyon 122 Tombak Sakti Letkol (Inf) Ahmad Aziz mengakui jika di ruas jalan provinsi Desa Marihat Baris sering pengguna jalan terutama pengendara sepedamotor mengalami kecelakaan.

Karena itu katanya pihaknya beberapa kali menimbun jalan yang rusak namun hanya bersifat sementara."Karena sering terjadi kecelakaan,bersama anggota Batalyon 122 dilakukan penimbunan sudah beberapa kali dilaksanakan,namun sifatnya sementara saja," sebut Aziz.(mm)