180 Bacalon Kades Sergai Ikuti Tes Psikometri dan Wawancara

Bupati Sergai Ir.H.Soekirman didampingi Sekdakab Hadi Winarno, Kadis PMD Sergai Ikhsan memberikan arahannya pada pelaksanaan Test Psikometri dan Wawancara Bacalon Kades se Sergai.(Foto:MEDANmerdeka/Ist)

SERGAI - Sebanyak 180 peserta Bakal Calon (Bacalon) Kades se Sergai mengikuti ujian  Tes Psikometri dan Wawancara, Dinas PMD Sergai bertempat  di Aula Sultan Serdang Komplek kantor Bupati di Sei Rampah, Sergai, Senin, (9/9/2019).

Adapun materi yang diujikan diantaranya tentang Kesetiaan terhadap Pancasila dan UUD 1945, Pemerintah Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika bagi seluruh calon Kepala Desa serta tes Kemampuan Baca Tulis bagi istri/suami calon Kepala Desa tahun 2019.

Ujian ditinjau langsung Bupati Sergai Ir H Soekirman,  Sekdakab Sergai s Hadi Winarno, Plt. Asisten Pemerintahan Umum Fajar Simbolon, M.Si, Kadis PMD Sergai H. Ikhsan, Pimpinan Lembaga Permat Pyscho Consultant  Khairkati Purnama Consultan beserta anggota serta puluhan bakal calon Kepala Desa.

Bupati Sergai Ir H Soekirman, mengatan pemilihan Kepala Desa merupakan perwujudan demokrasi di NKRI yang mengedepankan peran serta seluruh komponen masyarakat sesuai dengan peran dan Fungsinya masing masing.

Menjadi seorang Kepala Desa selaku pemimpin di desa, bukanlah hal yang mudah sebab banyak permasalahan dan tantangan yang tentunya akan dihadapi, baik individu maupun sosial.

"Pada tanggal 5 September 2019 lalu, bertempat di SMP Negeri 1 Perbaungan telah dilaksanakan tahapan pertama ujian berbasis Komputer atau Computer Asist Tes (CAT) dan hari ini akan melaksanakan Psikiometri serta wawancara," terangnya.

Ditegaskan Soekirman, dengan adanya tes wawancara ini dapat membantu para calon Kades dalam meningkatkan rasa nasionalisme terhadap bangsa dan negara khususnya di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Sebelumnya dalam laporan Kadis PMD Sergai H Ikhsan, AP, M.Si mengatakan, peserta tes terdiri dari para bakal calon kepala desa, lebih dari lima orang yang ada pada 13 desa di 8 kecamtan sebanyak 98 orang.

Selanjutnya tes Psikometri bagi bakal calon kepala desa yang lebih dari lima orang dilaksanakan dengan maksud untuk mengetahui bagaimana psikolog atau kepribadian masing-masing calon dalam menghadapi masalah, perilaku dan kondisi dalam suatu pekerjaan.

"Tes wawancara kesetiaan terhadap Pancasila, UUD 1945, Pemerintah Republik Indonesia,Bhineka Tunggal Ika bagi seluruh bakal calon Kepala Desa dilaksanakan dengan maksud untuk mengetahui bagaimana visi dan misi dari masing-masing calon dalam mendukung program Kerja pemerintah", terangnya.

Ditambahkan Ikhsan, bahwa tes kemampuan baca tulis bagi istri/suami bakal calon Kepala Desa dilaksanakan dengan maksud sebagai seorang pendukung, istri/suami harus mampu membantu suami /istri sebagai calon pemimpin di desa dan harus mampu membaca dan menulis", ujarnya.

Penulis: Rasum Santarwi
Editor: Redaksi

Baca Juga