Bupati Sergai Turunkan 36 Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban

Bupati Sergai H. Darma Wijaya kerahkan 36 petugas pengawas dan pemeriksa untuk mengechek hewan kurban. (foto/istimewa)

SERGAI - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Bupati Sergai H.Darma Wijaya menurunkan 36 petugas pemeriksaan kesehatan hewan kurban, Jumat (16/7/2021) di halaman kantor Bupati.

“Kalau menemukan tanda-tanda penyakit atau virus di tubuh hewan kurban segera laporkan,” pesan Bupati Darma didampingi Wabup H.Adlin Yusri Umar.

Petugas pengawas dan pemeriksa sangat vital fungsinya. Baru-baru ini Kabupaten Sergai menerima tambahan 2.000 ekor domba qurban yang perlu mendapat perhatian serius.

“2000 ekor domba kurban ini  besar sehingga perlu diperiksa dengan intensif dan detail. Kami percaya para petugas sudah mengetahui apa yang harus dilakukan kalau misalnya ditemukan hewan yang kesehatannya bermasalah supaya ditangani dan tidak menular ke hewan kurban," ujarnya.

Tahun ini Pemkab Sergai menyediakan sebanyak 50 ekor hewan qurban yang di sebar ke seluruh kecamatan sesuai dengan jumlah penduduknya.

Sebelumnya Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sergai drh. Andarias Ginting melaporkan bahwa mekanisme pengawasan dan pemeriksaan hewan akan dilakukan dengan 2 tahap yaitu sebelum pemotongan (ante mortem) dan setelah hewan qurban dipotong (post mortem).

Untuk tahap ante mortem akan dilaksanakan di Rumah Potong Hewan (RPH) atau tempat pemotongan lainnya yang tersedia. Lalu kemudian dilakukan pemeriksaan post mortem baik di masjid dan tempat pembagian daging kurban.

Hal ini mesti dilakukan demi mencegah beredarnya bagian atau jaringan abnormal dari bagian tubuh hewan yang diqurbankan sehingga masyarakat dapat mengkonsumsi daging yang aman dan sehat.