Cegah Covid-19, Pemkab Sergai Liburkan Pelajar

Sekdakab Sergai M.Faisal Hasrimy didampingi Kadisdik Joni Walker memberikan keterangan pers terkait diliburkannya pelajar dalam mencegah wabah corona.(Foto:MEDANmerdeka/Rasum)

SERGAI – Bupati Sergai Soekirman mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor 18.11/421/1604/2020, tentang pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

Sekdakab Sergai M.Faisal Hasrimy didampingi Kadisdik Joni Walker Manik dan Kadis Kominfo Akmal mengatakan, surat edaran yang diterbitkan terkait meliburkan pelajar TK,SD, SMP sederajat sejak Kamis 19 Maret hingga 3 April 2020.

Dikatakan Sekda, Pemkab Sergai telah mengambil langkah strategis yang sebelumnya telah membentuk Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sergai yang berperan aktif menyampaikan pesan-pesan yang baik dan benar kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak ragu, bimbang dan cemas.

Alhamdulillah sampai saat ini Kabupaten Sergai cukup kondusif dan belum terdapat data warga masyarakat yang teridentifikasi terpapar virus corona.

Oleh karena itu, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan tetap bertugas dan melakukan kegiatan gotong royong bersama membersihkan lingkungan sekolah dan proses belajar mengajar terus dilakukan secara daring dengan memanfaatkan teknologi yang ada sehingga anak-anak tetap mendapatkan pengajaran yang diperlukan.

Selanjutnya, agar kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak, baik satuan pendidikan maupun kelompok masyarakat dihentikan untuk sementara waktu. Lalu untuk Pelaksanaan UAS SD dan UNBK SMP menunggu edaran Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, menghentikan sementara waktu penggunaan mesin finger print untuk presensi kehadiran dan dilaksanakan secara manual.

Kadis Pendidikan Sergai Joni Walker Manik, bahwa setelah terus memantau dan melihat perkembangan pelajar selama beberapa hari ini.

Langkah ini akan segera ditindaklanjuti untuk disampaikan kepada seluruh PAUD, TK, SD/MI dan SMP/MTs mengingat terdapat 473 SD Negeri dan Swasta, 90 SMP Negeri dan Swasta dengan jumlah siswa SD 73.000, dan jenjang SMP terdapat 3.000 siswa, sedangkan TK/PAUD berjumlah 12.200 siswa.

Guru tetap melaksanakan tugas dengan membersihkan lingkungan sekolah serta menyampaikan sosialisasi serta himbauan menjaga kebersihan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Komentar

Loading...