DPRD Sergai Bahas Tiga Ranperda

PENYERAHAN : Bupati Sergai Ir. H. Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya tengah menyerahkan nota pengantar 3 Ranperda Kabupaten Sergai kepada Ketua DPRD Sergai H. Syahlan Siregar, ST disela-sela Rapat Paripurna penyampaian 3 tiga Ranperda bertempat di Gedung DPRD Sergai di Sei Rampah.(foto:amri/mm)
PENYERAHAN : Bupati Sergai Ir. H. Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya tengah menyerahkan nota pengantar 3 Ranperda Kabupaten Sergai kepada Ketua DPRD Sergai H. Syahlan Siregar, ST disela-sela Rapat Paripurna penyampaian 3 tiga Ranperda bertempat di Gedung DPRD Sergai di Sei Rampah.(foto:amri/mm)

Medanmerdeka.com - DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar sidang Paripurna pembahasan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Paripurna yang digelar di gedung DPRD Sergai dihadiri Bupati Sergai, H.Soekirman didampingi Wakil Bupati Darma Wijaya, Selasa (6/3/2018).

Paripurna pembahsan Ranperda dibuka langsung Ketua DPRD Sergai H. Syahlan Siregar, ST turut dihadiri  Wakil Ketua DPRD Hasbullah Hadi Damanik, SE, Riady, S.Pd, para Anggota DPRD, Sekda Drs. Hadi Winarno, MM, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD serta Camat Se-Sergai.

Dalam Paripurna tersebut H.Soekirman mengatakan tiga Ranperda usulan pemerintah yang telah ditetapkan dalam program pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2018 pada tanggal 27 Desember 2017 lalu.

Ketiga Ranperda yakni Retribusi Penyediaan dan Penyedotan Kakus, Ranperda tentang perubahan ketiga atas Perda Kabupaten Sergai nomor 2 tahun 2011 tentang retribusi jasa umum dan Ranperda tentang perubahan atas Perda Kabupaten Sergai nomor 4 tahun 2013 tentang retribusi pelayanan tera/tera ulang.

Dikatakannya, kebijakan retribusi daerah dilaksanakan berdasarkan prinsip demokrasi, pemerintahan dan keadilan, peran serta masyarakat dan akuntabilitas dengan memperhatikan potensi daerah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta kemandirian daerah, maka perlu dilakukan perluasan objek retribusi daerah, penyesuaian tarif retribusi dengan tetap mempertimbangkan pemberian diskresi dalam penetapan tarif, kata Bupati.

Soekirman berharap dengan adanya Ranperda ini dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi serta peningkatan pelaksanaan pembangunan.

Pemkab Sergai memberi apresiasi yang sebesar besarnya kepada legislatif khususnya badan pembentukan Perda yang telah bersedia dan memberikan waktu serta masukan dan melakukan pembahasan secara bersama-sama antara eksekutif dengan legislatif sehingga pada akhirnya dapat ditetapkan sebagai Perda.(amri/mm)