oleh

Konjen Jepang Tinjau PPPT Sergai

Medanmerdeka.com – Konsul Muda Konsulat Jendral (Konjen) Jepang Daiki Yokoyama bertempat meninjau Pusat Pelatihan Peternakan Terpadu (PPPT) Desa Mangga Dua, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Konsul Muda, Daiki Yokoyama beserta rombongan dibawa langsung Bupati Sergai, Ir.H.Soekirman didampingi Wakil Bupati, Darma Wijaya. Kedatangan Konsulat Jepang ini merupakan bagian dari kerjasama peringatan Hari Kerjasama Indonesia-Jepang yang telah berlangsung hingga kini.

Sebelumnya, Pemerintah Jepang telah memberikan bantuan hibah Pusat Pelatihan Peternakan kepada Bina Keterampilan Pedesaan Indonesia (BITRA) yang ditandai dengan penandatanganan prasasrti antara Bupati Sergai Ir. H. Soekirman dengan Konjen Jepang Yuji Hamada. Sedangkan untuk ternak sapinya merupakan bantuan dari program Corporate Sosial Responsibility (CSR) PT. Bank Sumut. Acara diisi dengan pembacaan puisi tentang alam dan peninjauan simulasi pengolahan pupuk kompos (bokashi).

Dalam kesempatan itu, Seokirman memaparkan kondisi Kabupaten Sergai yang sudah banyak mengalami perubahan. “Jika dahulu terasa gersang, namun kini lingkungan jauh lebih asri karena pengelolaan yang menggunakan pupuk alami guna menjaga kelestarian alam,” katanya.

Soekirman juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Jepang, sebab Sergai merupakan satu-satunya daerah di Sumut yang memperoleh bantuan hibah ini. Dengan adanya bangunan pusat pelatihan  ini juga telah banyak yang mendapat pelatihan sehingga bisa menjadi tenaga-tenaga ahli dibidang pertanian dan peternakan.

Direktur Eksekutif Yayasan BITRA Indonesia Wahyudi mengutarakan bahwasannya pengembangan dan peningkatan infrastruktur pelatihan seperti ini adalah hal yang sangat dinantikan hingga dapat terealisasi pada 2014 silam. Hal ini merupakan gagasan untuk mensejahterakan masyarakat. Oleh karenanya kita semua berharap proses ini dapat membantu masyarakat dalam peningkatan kesejahteraannya. Apa yang telah diberikan telah berfungsi dan bermanfaat bagi banyak orang.

Hingga saat ini, sambung Wahyudi, sebanyak 1.585 warga telah dilatih di pusat pelatihan, yaitu program pupuk, peternakan serta pelatihan-pelatihan yang berguna untuk pembangunan desa secara partisipatif. Terdapat sedikitnya 200 orang dilatih BITRA dan TP PKK Kabupaten Sergai dalam hal pengobatan alternatif dan tradisional.

Konsul Muda Konjen Jepang Daiki Yokoyama memberikan apresiasi atas penyambutan dari Pemkab Sergai dan masyarakatnya. Dengan adanya fasilitas yang baru dapat dimanfaatkan secara optimal untuk peningkatan SDM masyarakat Indonesia, khususnya Kabupaten Sergai.

Daiki Yokoyama berharap agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui pusat pelatihan ini. hal ini juga merupakan salah satu bentuk nyata perhatian dan kepedulian Pemerintah Jepang kepada masyarakat Sergai. Sejak tahun 1958 silam kerjasama Jepang dan Indonesia terus berkesinambungan dan akan diperingati pada Japan’s Day dalam rangka memperingati hubungan kedua negara ini. (oke/mm)

News Feed