SID Dorong Perekonomian Masyarakat Sergai

Medanmerdeka.com – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman, menerima kunjungan Direktur Pelaksana Yayasan Bina Keterampilan Pedesaan (BITRA) Indonesia, Rusdiana.

Selain itu, juga hadir Elanto Wijoyono Manajer Unit Pengelolaan Combine Resource Institution (CRI) sebuah Lembaga Sumberdaya Jaringan Informasi Berbasis Komunitas di Yogyakarta, Selasa (6112018) di Ruang Rapat Bupati Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah.

Tampak hadir mendampingi bupati, Plt Asisten Pemum Drs Herlan Panggabean, Kadis PMD Drs Dimas Kurianto, SH, Kepala Bappeda Ir Hj Prihatinah, M.Si, Sekretaris Kominfo Hj Dra Syahriati Lubis, Ikhsan, K, Mhd. Ikhsan, H. Fachri dari BITRA dan M Bahrum dari CRI.

Rusdiana mengatakan BITRA dan CRI merupakan mitra kerja  dalam mengimplementasikan Sistem Informasi Desa (SID) yang kini telah dikembangkan di Kabupaten Sergai.

Dalam program ini, sambung Rusdiana, sedikitnya sudah 131 desa telah dilatih untuk mengembangkan program SID, dan program ini akan terus dikembangkan hingga semua desa terpenuhi.

Hal senada juga diperkuat Manajer Unit Pengelolaan CRI Elanto Wijoyono. Saat ini, BITRA dan CRI sedang mengupdate informasi terkait dengan SID yang kini juga sedang ditindaklanjuti. Untuk inisiatif tindak lanjut SID, beberapa daerah sudah bisa mengadopsi ide-ide yang sudah dipermulasikan.

Dan, sambungnya, sergai merupakan daerah yang aktif dan capaiannya lebih optmimal dari daerah lain. Untuk itu, mereka berharap tatanan pemerintahan desa dituntut dapat menyajikan data dan informasi secara akurat, namun yang jadi masalah saat ini adalah input data yang sama dengan sistem aplikasi yang berbeda, dalam hal ini Dinas Kominfo sangat berperan terhadap sistem informasi yang terjadi dengan konsep satu data sehingga terintegrasi antara Bappeda-PMD dan Kominfo, tukasnya.

Bupati Sergai Ir H Soekirman memberikan apresiasi kepada Yayasan BITRA dan CRI. Hal ini merupakan langkah yang patut untuk diapresiasi. Namun semua itu perlu dilakukan evaluasi tentang pengembangan SID ketahap lebih lanjut.

Seperti halnya yang ada di Desa Tanjung Harap Kecamatan Serbajadi yang telah melakukan promosi dan penjualan lewat SID dan hasilnya banyak sekali permintaan dari masyarakat. Hal ini tentu berdampak positif pada peningkatan perekonomian masyarakat desa tersebut.

Dikatakan Bupati Soekirman bahwa terkait dengan revolusi industri 4.0, tentu kita semua dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi. Beberapa waktu yang lalu, jajaran Pemkab Sergai melakukan lawatan ke Pemkot Bandung untuk mengadopsi e-SAKIP dan Whistle Blowing System (WBS). Hal ini merupakan salah satu upaya dalam menciptakan tatanan pemerintahan yang baik dan bersih, ujar Bupati.

Dengan adanya pertemuan ini Bupati Soekirman berharap SID yang ada di Sergai dapat di evaluasi dan SID akan membawa dampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat Sergai, pungkasnya.

Sementara itu Kepala Bappeda Sergai Ir Hj Prihatina, M.Si menambahkan bahwa dari sisi perencanaan telah dilakukan sinkronisasi antara desa dan kabupaten seperti penyusunan RPJMD-RPJMDes. Dengan adanya SID diharapkan juda dampak perubahan ekonomi di desa.(zt/mm)

Comment