Soekirman : Anak Harus dalam Asuhan Keluarga

SERAHKAN KUNCI : Bupati Sergai Ir. H. Soekirman menyerahkan kunci mobil Fungsional Jemput Antar Akseptor secara simbolis disela-sela peringatan HAN Tahun 2017 Kabupaten Sergai,Kamis (7/9/2017).(foto/ist)
SERAHKAN KUNCI : Bupati Sergai Ir. H. Soekirman menyerahkan kunci mobil Fungsional Jemput Antar Akseptor secara simbolis disela-sela peringatan HAN Tahun 2017 Kabupaten Sergai,Kamis (7/9/2017).(foto/ist)

Medanmerdeka.com – Anakmemiliki hak untuk dihargai, mendapatkan pelayanan pendidikan, kesehatan hingga hak asasi yang sama dengan orang dewasa. Peranan kelurga, sekolah dan lingkungan tempat tinggal sangatlah penting dalam tumbuh kembangnya kepribadian seorang anak.

Hal ini ditegaskan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman didampingi Wakil Bupati Darma Wijaya pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2017 Tingkat Kabupaten Sergai, Kamis (7/9/2017). Kegiatan ini juga dihadiri Ketua DPRD H. Syahlan Siregar, ST, Ketua TP PKK Hj. Marliah Soekirman,dll

“Betapa pentingnya seorang anak, meskipun  merupakan mahluk rentan atau golongan orang yang belum bisa melakukan perbuatan hukum, namun seorang anak harus berada dalam pengasuhan. Pola pengasuhan yang paling tepat bagi anak adalah keluarga, karena keluarga mempengaruhi tumbuh kembangnya seorang anak,” tegas Soekirman.

Keluarga juga memiliki peranan besar dalam menangkal kekerasan terhadap anak dan perempuan, menghindari diskriminasi serta kesenjangan ekonomi. “Selain keluarga, pembentukan karakter anak juga dapat dilakukan di sekolah dan lingkungan. Jika di sekolah guru yang memegang peranan penting, sementara jika dalam lingkungan pergaulan turut mempengaruhi.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengajak seluruh stakeholder dan para orang tua anak agar terus berperan aktif dan bekerjasama dalam mewujudkan kesejahteraan sekaligus kemajuan anak-anak bangsa khususnya di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat, pungkas Soekirman.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD H.Syahlan Siregar mengutarakan bahwa anak adalah aset bangsa yang harus dijaga dan dilindungi karena ke depannya anak-anak kita diharapkan dapat terpenuhi segala hak-haknya untuk tumbuh dan berkembang. Dengan demikian kita semua harus berkomitmen dan berkontribusi nyata dalam memberikan perlindungan terhadap anak  sehingga anak-anak kita dapat terhindar dari kasus kekerasan dan pelecehan terhadap anak.

Peringatan HAN kali ini dimeriahkan dengan kreativitas pelajar tingkat PAUD hingga SMA, yakni peragaan polisi cilik, tari-tarian daerah serta diakhiri dengan pemberian bingkisan terhadap pelajar berprestasi baik tingkat nasional maupun provinsi dan daerah. Diantara pelajar berprestasi tersebut Ahmad Akmal Juara III Tk. Nasional (Kawan Kepemimpinan Pelajar Nasional Tahun 2017), Savira Nurul Lisa Nabawi Juara II Tk. Provsu Olimpiade Bahasa Jerman dan Natasya Adinda Juaea I Tk. Provsu Olimpiade Olahraga Siswa Nasional.(amri/mm)