Soekirman Buka Kejurnas Arung Jeram R4 Tahun 2017

PELEPASAN : Bupati Sergai Ir. H. Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya bersama unsur Forkopimda melepas peserta arung jeram di Kejurnas Arung Jeram R4 Open Sergai Tahun 2017, di Camping Ground Wisata Ancol Desa Buluh Duri Kecamatan Sipispis, Selasa (5/9).(foto/Ist)
PELEPASAN : Bupati Sergai Ir. H. Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya bersama unsur Forkopimda melepas peserta arung jeram di Kejurnas Arung Jeram R4 Open Sergai Tahun 2017, di Camping Ground Wisata Ancol Desa Buluh Duri Kecamatan Sipispis, Selasa (5/9).(foto/Ist)

Medanmerdeka.com  -  Kejurnan Arung Jeram R4 Open Sergai 2017, resmi di buka di Camping Ground Wisata Ancol, Desa Buluh Duri, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Rabu 6/9/2017).

Event akbar ini dibuka langsung Bupati Sergai, Ir.H.Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya, Kapolres Tebing Tinggi AKBP. Ceceu CD, SH, MH, Wakil Ketua KONI Provsu Prof. Dr. Agung Sunarno, M.Pd.

Dalam kesempatan itu, Soekirman mengatakan, arung jeram (Rafting) adalah aktivitas yang memadukan unsur petualangan, edukasi dan rekreasi dengan mengarungi alur sungai yang berjeram dengan menggunakan media boat.

Sambung Soekirman yang juga Ketua Umum Pengprov Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sumut ini, bahwa arung jeram juga mempunyai karakteristik tersendiri, yaitu harus memiliki kerjasama, empati dan rasa kemanusiaan yang tinggi, cinta lingkungan serta yang terpenting adalah jiwa yang sehat.

Oleh karenanya, Soekirman merasa bangga karena di kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat terdapat bibit –bibit atlet unggul yang dapat mengharumkan nama daerah. “ Meskipun kita anak kampung, namun dalam kejuaraan arung jeram tingkat nasional prestasi atlet kita tidak kampungan,” ujarnya.

Bupati juga memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang berdedikasi tinggi terhadap dunia olahraga khususnya arung jeram, disamping itu juga beberapa prestasi kita di Sea Games karena Provinsi Sumut telah menyumbang sebanyak 15 medali. Prestasi akan dapat diraih jika sering mengikuti perlombaan-perlombaan sehingga dapat menghasilkan sekaligus meningkatkan prestasi bagi atlet kita.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Gubsu yang telah menjadikan Sumut sebagai tuan rumah untuk gelaran arung jeram tingkat Internasional di Asahan. Semoga suatu hari kelak kita bisa mengibarkan bendera merah putih di ajang kejuaraan dunia. Dalam kesempatan ini, saya mohon doa dan dukungan untuk keikutsertaan FAJI R6 Sumut dalam kejuaraan dunia di Osaka, Jepang 9-18 Oktober 2017 mendatang, pungkas Soekirman.

Kejuraaan kali ini diikuti 14 tim yang berasal dari Bogor, Langsa, Deli Serdang, Medan, Alas Ketambe (Kaltara), Tebing Tinggi, Tobasa dan Sergai sebagai tuan rumah. Kejuaran berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 5 s/d 7 September 2017 dengan 3 kategori yaitu Sprint, Head To Head serta Slalom.

Sementara  Ketua FAJI Sergai Drs. Joni Walker Manik, MM dalam sambutannya mengatakan bahwa ini adalah sebuah sejarah baru dilaksanakannya Kejurnas arung jeram di Sergai. Hal ini juga merupakan bentuk promosi atas potensi wisata olah raga dalam bentuk sungai terindah untuk olah raga arung jeram. Joni Walker mengajak masyarakat untuk langsung dan merasakan sensasinya berarung jeram di Sei Bah Bolon ini. Ucapan terimakasih juga karena telah menunjuk Pengcab FAJI Sergai sebagai penyelenggara Kejurnas ini, tukasnya.

Wakil Ketua KONI Provsu Prof. Dr. Agung Sunarno mengapresiasi digelarnya kegiatan ini. ada beberapa hal yang menjadi catatan pada KONI Provsu yaitu pada Pekan Olah Raga Nasional (PON) 2020 mendatang, arung jeram telah dipertimbangkan untuk dipertandingkan.

Keikutsertaan pertandingan ini dilakukan dengan tujuan memacu semangat para atlet arung jeram agar olah raga ini dapat dipertandingkan pada PON 2020 di Papua nanti. Selain itu diharapkan agar kejuaraan ini dapat berlangsung secara berkesinambungan dan semua yang datang dari seluruh penjuru Indonesia akan merasakan olah raga air yang menantang, tandasnya. (amri/mm)