Tim PASPI Kunjungi Sergai

Medanmerdeka.com – Tim Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Instirute (PASPI) berkunjung ke Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Rombongan yang dipimpin Kepala PASPI, Prof Bungaran Saragih disambut langsung Wakil Bupati H Darma Wijaya, Senin kemarin di Aula Sultan Serdang Kabupaten Sergai.

Hadir mendampingi Darma Wijaya, Kadis Pertanian Sergai Radianto Panjis, Kepala PASPI Prof Dr Bungaran Saragih, Kepala Balai Pembenihan dan Proteksi Perkebunan, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumut, Kepala Apkasindo Provinsi Sumut,  Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan dan puluhan pengusaha dan petani sawit asal Sergai.

Dalam pertemuan ini, Darma Wijaya mengatakan Sergai sebagian masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani kelapa sawit. Akan tetapi, para  petani sawit yang lahannya sudah di replanting, sebagai alternatifnya untuk sementara waktu ditanami ubi kayu. Hal ini mengingat kebutuhan ekonomi sehingga hasilnya dapat untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

“Sebagian masyarakat petani beralih bertanam ubi, dikarenakan banyak pabrik sehingga menjualnya juga lebih gampang.Semua pabrik tersebut mudah untuk mengaksesnya sehingga tidak perlu banyak membutuhkan biaya dalam pengangkutannya,” katanya.

Disamping itu, budi daya ubi cukup gampang dengan menggunakan alat yang dinamakan traktor masyarakat sudah bisa menanam ubi kayu,  serta dalam proses perawatannya juga sangat mudah hanya dengan memupuk dan membersihkan rumput saja. Dalam kurun waktu 8-11 bulan ubi sudah dapat di panen.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, luas perkebunan rakyat 12.776 ha, dan sebahagian tanaman kelapa sawit di tanam di wilayah kawasan hutan seperti di Kecamatan Sipispis,  Kotarih,  Silinda,  Bintang Bayu,  Serbajadi (Pegunungan)  serta Kecamatan Tanjung Beringin, Teluk Mengkudu dan Bandar Khalifah (Pantai).

Dikatakannya, bahwa kondisi tanaman kelapa sawit rakyat saat ini bervariasi mulai dari tanaman belum menghasilkan kurang lebih 10%, tanaman menghasilkan kurang lebih 85%, serta tanaman tua rusak dan tidak menghasilkan kurang lebih 5%, produktivitas rata-rata untuk seluruh umur tanaman sekitar 14 ton TBS/Ha/Tahun.(santarwi/mm)

Comment