Bupati Tapsel Tinjau Jembatan Putus di Rianiate

Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, meninjau jembatan putus yang menghubungkan ke SD dan SMP di Kelurahan Rianiate, , Kamis (30/1/2020). (Foto: MEDANmerdeka/Ist)

TAPSEL - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu, meninjau jembatan putus yang menghubungkan ke SD dan SMP di Kelurahan Rianiate.

Bpati juga melanjutkan menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Dusun Pardomuan dan Dusun Setia Baru akibat meluapnya sungai Sangkunur dan sungai Batang Toru, di Desa Simataniari, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kamis (30/1/2020).

Hadir dalam kunjungan ini, Danyon C Brimobdasu AKBP. Bravo Asena, Kalaksa BPBD Tapsel Ilham Suhardi, Kadis PU dan PR Chairul Rizal Lubis, Kadis Pendidikan Amros Karangmatua, Kabag Humas dan Protokol Isnut Siregar, Camat Angkola Sangkunur M. Thohir Pasaribu dan Kapolsek Batang Toru.

Bupati Syahrul menyerahkan bantuan berupa sembako kepada empat orang perwakilan seperti beras 50 sak, pop mie 50 karton dan telor 602 butir.

Syahrul menyebutkan, bantuan yang disalurkan Pemkab Tapsel melalui BPBD sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terkena bencana banjir. Dengan harapan, dapat membantu meringankan beban masyarakat, karena pada saat banjir kemarin, mereka tidak bisa melakukan aktifitas dan usaha.

Syahrul menghimbau kepada masyarakat yang permukimannya terendam banjir, untuk selalu waspada. Karena cuaca ekstrem dan mulai memasuki musim penghujan, yang akan berpotensi terjadinya banjir kiriman kembali akibat meluapnya air sungai Sangkunur dan Sungai Batang Toru.

Setelah bantuan diserahkan Bupati beserta rombongan langsung meninjau lokasi putusnya jembatan yang menghubungkan SDN 101301 Rianiate dan SMP 3 Rianiate akibat dihantam banjir dua hari yang lalu. Sedangkan murid yang ada disekolah tersebut untuk siswa SD berjumlah 334 orang dan siswa SMP 137 orang.

Bupati meminta Kadis PUPR dan Kalaksa BPBD Tapsel untuk segera membangun kembali jembatan yang putus, agar siswa yang ada disekolah tersebut bisa kembali melewati jembatan itu sehingga proses belajar mengajar mereka tidak terganggu.

Komentar

Loading...