oleh

Gawat! Ayah Bejat Cabuli Dua Putri Kandungnya

Medanmerdeka.com– T Hrp, warga Desa Aek Bargot, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padanglawas, Sumatera Utara (Sumut), ditangkap petugas kepolisian Polres Tapanuli Selatan, karena diduga mencabuli dua putri kandung di dalam rumahnya sendiri.

Korban berinisial NSH (9) dan AKH (8). Keduanya tinggal di rumah nenek mereka, karena pelaku dan ibu kandung mereka sudah bercerai sejak 5 tahun yang lalu. Peristiwa pencabulan itu berawal ketika kedua korban berlibur ke rumah pelaku, karena sedang liburan sekolah.

Ketika kedua korban sedang mandi di sungai, pelaku melihat tubuh dari kedua korban.”Gairah saya memuncak, ketika melihat pakaian mandi yang dipergunakan kedua anak saya,”ujar T Hrp kepada wartawan ketika ditemui di Mapolres Tapsel, Jalan SM Raja, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan Selasa (3/7/2018).

Pelaku  langsung  memanggil kedua anaknya yang masih dibawah umur itu dan mengajak berhubungan intim  dengan diiming-imingi uang Rp2.000. Mendengar perkataan dari ayah mereka, kedua korban awalnya menolak, namun, pelaku mengancam akan memukul kedua korban apabila keinginannya tidak dipenuhi kedua anaknya itu.

Aksi bejat ayah kandung tersebut terungkap ketika, salah seorang tetangga mendengar kedua korban menjerit dan menangis dari dalam rumah pelaku. Awalnya, tetangga itu menduga korban menangis karena bertengkar. Selang beberapa menit, korban keluar dari dalam rumah dengan hanya menggunakan sarung tanpa memakai pakaian dan langsung pergi ke kamar mandi yang berada di samping rumah.

Curiga dengan sikap korban, tetangga langsung mendatangi salah seorang korban dan menanyakan apa yang terjadi di dalam rumah. Sayangnya, korban menolak untuk bercerita karena teringat ancaman dari ayah mereka. Setelah dibujuk, akhirnya korban menceritakan apa yang dilakukan oleh ayah kandung mereka. Mendengar cerita itu, tetangga itu langsung mendatangi kepala desa setempat dan menceritakan peristiwa yang sudah terjadi.

Mendengar cerita, Marahamat Nasution, Kepala Desa Aek Bargot Sosopan, langsung membawa kedua anak itu ke RSUD Sibuhuan, Padanglawas, guna divisum. Hasilnya, ternyata selaput darah dari kedua korban sudah rusak.  Tidak terima dengan aksi bejat pelaku, kades itu langsung mendatangi Mapolres Tapsel guna membuat laporan. (thoriq/mm)

Komentar

News Feed