Ketua TP PKK Sumut Tinjau Desa Binaan Tapsel

Medanmerdeka.com – Tim Monitoring Desa Binaan Provinsi Sumatera Utara meninjau Desa Telo, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapsel, akhir bulan lalu.

Rombongan Tim Monitoring dipimpin Ketua TP.PKK Sumatera Utara, Lit Kartika Eko Subowo, disambut langsung Bupati Syahrul M.Pasaribu didampingi Ketu TP PKK Tapsel Syaufia Lina Syahrul M.Pasaribu.

Sedangkan ketua TP PKK Sumut Lit Kartika tampak didampingi Neti, Sekretaris PKK Sumut dan Wakil Ketua II PKK Sumut Mahleni Aspan Sopian.

Ketu TP PKK Tapsel Syaufia Lina.
Ketu TP PKK Tapsel Syaufia Lina.

Dalam kesempatan ini, tim monitoring mengapresiasi kerja keras TP PKK Tapsel, Syaufina Lina Syahrul dalam melakukan pembinaan desa yang hingga melampaui rentang kendali yakni 6-9-12. “Kehadiran kita untuk melakukan monitoring penilaian  apakah  Desa binaan tersebut sudah sesuai atau belum dengan kriteria penilaian,” kata Lit Kartika Eko Subowo.

Dalam paparannya, Ketua PKK Tapsel Syaufia Lina Syahrul menuturkan seluruh Desa yang telah di bina Tahun 2018 ini sudah siap untuk masuk nominasi enam 6 besar lomba, sesuai kategori  masing-masing. "Seluruh yang dilombakan adalah merupakan desa pemenang 10 program PKK Tingkat Kabupaten,"kata Syaufia.

Adapun desa yang ikut diperlombakan Desa Huraba, Kecamatan Marancar (Kategori UP2K PKK), Desa Muara Hutaraja, Kecamatan Muara Batangtoru (Kategori PTP2 WKSS), Desa Silaiya Kecamatan Sayurmatinggi (Kategori PAAR), Desa Aek Haminjom, Kecamatan Arse (Kategori Hatinya PKK).

Kemudian Puskesmas Pargarutan, di Desa Marisi Kecamatan Angkola Timur (Kategori Iva Test), dan Desa Telo, Kecamatan Batangtoru (Kategori PHBS). Untuk Desa Telo langsung Ketua PKK Sumut yang turun.

Sementara Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu mengatakan, gerakan PKK sebenarnya cukup sangat dibutuhkan untuk mendukung akselerasi pembangunan semua bidang dalam rangka menuju masyarakat yang sejahtera.

"Desa Telo contohnya, sejak ditetapkan Desa binaan PHBS pola pikir masyarakatnya sudah langsung banyak berubah. Dua tahun lalu Desa ini susah jamban, dengan melibatkan Karang Taruna sudah menjadi percontohan Stop BABS bagi desa lain, " kata Syahrul.(thoriq/mm)

Penulis:

Baca Juga