PLTA Batangtoru Fasilitasi Hak Paten Kopi Arabika Sipirok

Medanmerdeka.com – Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batangtoru, di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), menfasilitasi hak paten produk unggulan Kopi Arabika Sipirok. Diharapkan, dengan keluarnya hak paten tersebut mampu meningkatkan perekonimian yang ada di wilayah itu.

Perwakilan perusahaan PLTA Batangtoru, DR Agus Djoko Ismanto mengatakan, PLTA Batangtoru bekerjasama dengan LSM Ovata dalam hal pengakuan indikasi geografis (IG), Kopi Arabika Sipirok yaitu, merupakan penilaian kualitas dari kopi tersebut.

Hasil rata-rata pengujian pertama yang dilakukan mendapatkan nilai 82% dan pengujian terakhir yang baru dilaksanakan tahun 2018 ini mendapatkan nilai 84%. Artinya, kelas dari Kopi Sipirok ini sudah bagus dan dapat dikategorikan sebagai special tea karena nilainya di atas 80%,”ujarnya kepada wartawan, kemarin.

Kopi Sipirok sendiri merupakan kopi khas Sumatera Utara (Sumut)yang dihasilkan dari tanah Tapanuli Selatan.Kopi Sipirok memiliki kandungan yang jauh dari asam dan memiliki rasa yang begitu kuat. “Sedikit rasa Lemon dan gula merah serta aroma cocoa tercampur jadi satu dalam seduhan kopi,” katanya.

Lebih lanjut Aji mengatakan, perusahaan mempunyai komitmen yang kuat untuk pengembangan usaha kecil menengah, sehingga mampu mendorong percepatan peningkatan ekonomi masyarakat. Dia menjelaskan, kehadiran perusahaan akan dapat membawa perubahan positif kepada masyarakat lokal pada khususnya.

Untuk itu itu kata Aji, perusahaan membuka peluang bagi daerah lain yang memiliki potensi untuk sama-sama dapat dikembangkan. ”Kami juga membuka peluang kepada daerah lain untuk memeberdayakan masyarkatnys, sehingga, kehadiran perusahaan benar-benar dapat dirasakan dampak positifnya,”tandasnya.(thoriq/mm)

Comment