Polisi Ringkus Pria Tak Waras Pembunuh Balita

Medanmerdeka.com – Pria penderita gangguan jiwa, Sahat Gadang Tarihoan (26) akhirnya berhasil dibekuk Satreskrim Polres Tapanuli Selatan (Tapsel).

Sahat ditangkap, setelah beberapa hari kabur pasca membunuh balita tetangganya, Arsya Panggabean (5) warga Desa Tandihat Baru, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapsel. Arsya tewas seketika setelah kepala bagian belakangnya ditebas parang panjang.

Kapolres Tapsel AKBP Muhammad Iqbal didampingi Kasat Reskrim AKP Ismawansa, Rabu (10/10/2018) mengatakan, pelaku Sahat dibekuk ketika bersembunyi di areal kebun orang tuanya di kawasan Pangaribuan, Kecamatan Angkola Selatan. “Pelaku kita amankan ketika bersembunyi di kebun orang tuanya,” kata Kapolres.

Dari tangan pelaku juga disita sebilah parang panjang yang diduga digunakan untuk menganiaya korban, baju dan celana yang masih terdapat bercak darah.

Sebagaimana diketahui,sebelumnya pelaku Sahat yang terpasung melepaskan diri dari pasungan. Selanjutnya keluar dari rumah membawa parang panjang, menyamperi Arsya Panggaeban (5) yang tengah bermain di halaman rumah.

Seketika itu juga menurut saksi, pelaku mengayunkan parang ke kepala bagian belakang korban hingga terkapar bersimbah darah dan tewas. Sejumlah warga dan kepolisian mencoba mengejar pelaku yang kabur kea rah hutan.

Sahat menderita gangguan jiwa sejak ditinggal kekasihnya. Karena selalu membahayakan warga, keluarga dan warga mempasung Sahat sejak beberapa tahun ini.(anwar/mm)

Comment