Popay Diringkus Saat Transaksi “Bayam”

POPAY DIRINGKUS: Dari tangan laki-laki bernama Muda Parlaungan Harahap alias Popay ini diamankan barang bukti, satu amplop kertas putih diduga keras berisi ganja dengan berat 14,02 gram, satu unit telepon seluler, uang sebanyak Rp. 20.000.(foto: Ist/MM)

Medanmerdeka.com – Jika kita sering melihat film Popay si Pelaut yang suka makan bayam, namum, lain halnya dengan Popay dari Kota Padangsidimpuan. Pasalnya, Popay di Kota Salak itu ditangkap karena nekat transaksi narkoba jenis ganja di Jalan Imam Bonjol, Gang Mesjid, Selasa (6/11/2018) sore ini.

Dari tangan laki-laki yang bernama Muda Parlauangan Harahap alias Popay ini diamankan barang bukti, satu amplop kertas putih  diduga keras berisi ganja dengan berat  14,02 gram, satu unit telepon seluler, uang sebanyak Rp. 20.000.

Penangkapan Popay berawal ketika personil Satnarkoba Polres Kota Padangsidimpuan, mendapat informasi akan ada transaksi narkoba.

Selanjutnya, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi yang akan dijadikan tempat transaksi narkoba. Setelah melakukan penyelidikan selama beberapa menit, akhirnya petugas melihat Popay sedang duduk menunggu pembeli “bayam” yang sudah dibungkus dengan plastik itu.”Petugas melihat dia sedang santai menunggu pembeli dipinggir sungai,”ujar Kapolres.

Kedatangan petugas sempat diketahui Popay, sehingga dia langsung membuang barang haram ke bekang salah satu pondok yang ada di pinggir sungai. Namun, usahanya tidak berhasil, karena petugas melihat aksinya itu. “Dia mau membuang ganja yang sudah dibungkus plastik warna hijau ke belakang pondok, namun, petugas sudah siaga di tempat itu,”tuturnya.

Popay akhirnya mengakui perbuatannya setelah petugas kepolisian melakukan penggeledahan. Kapolres menegaskan, Popay merupakan target lama pihak kepolisian. Bahkan, sebelum dia menjadi Kapolres, Popay sudah menjadi target operasi.”Tentunya, dia sudah mempunyai jaringan yang memasok barang haram itu,”tandas Hilman. (mm)

Comment