oleh

Yayasan Burangir Kawal Kasus Pencabulan IMS

Medanmerdeka.com –  Leli Mardiana Harahap meminta perlindungan hukum ke Yayasan Burangir, Kota Padasidimpuan. Perempuan asal Desa Hutaimbatu, Kecamatan Simangambat, ini berharap pelaku pencabulan putrinya IMS yang kini masih berkeliaran agar dihukum.

Sebelumnya, Lelu sudah mengadukan perbuatan cabul yang dialami putrinya ke Mapolres Tapsel sesuai bukti STPL STPL LP/104/IV/2018/SUMUT/TAPSEL.”Beberapa waktu lalu sudah saya konfirmasi ke petugas PPA, hanya saja mereka belum menerima berkas ini,” kata Leli, Rabu (25/7/2018) dengan linangan air mata.

“Saya sedih, anakku trauma dan malu untuk keluar rumah.Apalagi, pelakunya masih berkeliaran di kampung kami. Saya sekeluarga berharap, Yayasan Burangir bisa membantu kami,” katanya, menangis.

Direktur Yayasan Burangir Timbul Simanungkalit mengatakan tegas bahwa pihaknya akan mengawal kasus IMS hingga ke pengadilan. “Ini akan kami pertanyakan ke Mapolres, seharusnya kejahatan terhadap anak menjadi kasus prioritas untuk ditangani dan ini sudah menjadi atensi nasional,” tegasnya.(thoriq/mm)

Komentar

News Feed