Tim Monitoring TP PKK Sumut Sambangi Desa Binaan Aornakan II

Medanmerdeka.com – Tim TP PKK Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan ke Desa Aornakan II, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut, Kabupaten Pakpak Bharat.

Kehadiran tim penilai disambut langsung Ketua TP PKK Pakpak Bharat, Dewi Remigo Yolando Berutu, dan Bupati Pakpak yang diwakilkan Asisten Pemerintahan Drs H Tekki Angkat,Rabu (5/9/2018) di Balai Desa Aronakan II.

Kehadiran tim TP PKK Sumut untuk melihat lebih dekat perkembangan Desa Aornakan II yang masuk sebagai Desa Binaan PKK, kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) dengan penuh cinta kasih.

Disamping itu, tim juga melakukan monitoring Desa Perduhapen Kecamatan Kerajaan sebagai Desa Binaan kategori Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga atau UP2K.

Bupati Pakpak Bharat mengapresiasi kehadiran Tim TP PKK Sumut yang akan memberikan nilai positif untuk kemajuan Pakpak Bharat ke depan.

“Secara nyata memang sudah banyak yang dilakukan sebagai perubahan dalam rangka mewujudkan desa binaan sebagaimana di maksud. Dengan adanya tim monitoring yang hadir di tengah-tengah kita akan memberi kontribusi yang lebih berarti agar desa binaan ini semakin baik ke depan,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua TP PKK Pakpak Bharat, Dewi Remigo mengatakan, Desa Binaan berkorelasi positif dengan hadirnya kesejahteraan di desa.

“Melalui program pokok PKK yang hadir di setiap Desa, Kecamatan dan Kabupaten akan membawa dampak yang lebih baik akan kesejahteraan masyarakat. Monitoring ini nantinya akan dilanjutkan dengan evaluasi yang ada sehingga akan dilihat sejauhmana perubahan yang telah dilakukan demi kebaikan bersama,” ungkapnya.

Tim monitoring yang dipimpin Nina Purwadi dari Pokja III PKK, dengan didampingi Ny. Yuniar Marpaung dari Pokja I, Ny. Dewi Anita dari Pokja II, Suswanto dari Dinas PMD dan Setia Budi Ginting dari Dinas Kesehatan, banyak memberikan masukan sekaligus membuka ruang-ruang berfikir hadirin untuk semakin inovatif dan kreatif ke depannya dalam membangun Desa Binaan. Acara diisi juga dengan penampilan kaum lansia, fragment Forum Anak, dan simulasi.(ir/mm)

Penulis:

Baca Juga