Diduga Serobot Akses Jalan Warga Gugat PT STTC

BELAWAN - Meskipun telah menguasai lahan dan melakukan aktivitas penimbunan, PT Sumatra Tobacco Trading Company (STTC) yang diduga menyerobot akses jalan digugat masyarakat.

Pasalnya, perusahaan bergerak di bidang rokok ini telah menutup jalan warga yang memiliki lahan seluas 3 hektare di belakang lahan milik PT STTC, di Jalan Raya Pelabuhan Belawan, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan.

Warga yang kesal berkumpul di lahan, dan mendesak agar STTC untuk membuka jalan tersebut.

Salah seorang warga, Risma br Hutapea, mengatakan sedikitnya ada 25 warga memiliki lahan seluas 25 haktare di belakang lahan STTC. Lahan ini digunakan warga untuk bertambak.

"Lahan ini kami beli tahun 1996 dengan surat SK Lurah Bagan Deli," kata Risma, Senin (12/8/2019).

Berdasarkan surat itu, akses untuk masuk ke tambak di sisi lahan milik PT STTC, namun, belakangan akses jalan itu telah ditutup pihak perusahaan.

"Kami selama ini sudah mempertanyakan ke perusahaan STT , tapi tidak ada tanggapan. Bahkan masalah ini sudah kami laporkan ke Ombusman Sumatera Utara. Karena tidak ada solusi, rencananya saya bersama teman lain akan melakukan gugatan ke pengadilan," tegas Risma.

Wanita yang memiliki sebahagian lahan di areal itu, sebelumnya sudah membuka pintu masuk, namun kasus itu malah menjerat beberapa ke jalur hukum.

Karena sampai saat ini belum ada juga pertanggungjawaban dari perusahaan yang telah menutup akses jalan tersebut.

"Kami warga merasa dirugikan. Kami punya surat sah, kenapa hak kami untuk jalan ke tambak ditutup. Harapan kami, camat untuk berperan menyelesaikan masalah ini, sebelum kami menggugat perusahaan itu. Lihat sekarang ini, kami tidak bisa ke tambak," kata wanita berusia 48 tahun ini di hadapan warga lainnya.

Sambung Risma, warga hanya ingin akses jalan yang selama ini ada, agar dibuka kembali oleh perusahaan. Bila itu tidak dipenuhi, mereka telah menguasakan masalah itu ke pengacara.

"Kasus ini sudah kami kuasakan ke kuasa hukum kami, harapan kami pengadilan nanti bisa memberikan hak kami dengan adil. Jangan karena kami rakyat kecil dizolimi," beber Risma di lahan STTC," jelasnya.

Terpisah, Camat Medan Belawan, Ahmad SP saat ditemui wartawan mengaku sudah menerima laporan dari masyarakat soal masalah akses jalan itu, ia akan mengecek surat - surat dari warga untuk dipelajari masalah tersebut.

"Kita akan cek dulu. Karena, pihak STTC belum memberikan surat atas lahan itu. Saya ingin warga melapor secara tertulis, agar kedua belah pihak kita pertemukan untuk membahasnya," katanya.

Penulis: Awal Yatim
Editor: Redaksk

Baca Juga