Festival Layang – Layang Hiasi Langit Sipirok Tapsel

Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu dan Kadis PUPR Tapsel Chairul Rizal Lubis pada festival layang-layang dibuka, Minggu (10/11/2019) di Tor Simago - mago, Kecamatan Sipirok.(foto/Istimewa)

Seratusan layang-layang terlihat menghiasi langit di Tapanuli Selatan (Tapsel) menyambut HUT Tapsel ke- 69. Bupati Tapsel melepaskan balon ke udara tanda festival layang-layang dibuka, Minggu (10/11/2019) di Tor Simago - mago, Kecamatan Sipirok.

Beragam jenis layangan menyerupai berbagai jenis satwa, lambang Pemkab Tapsel hingga burung Garuda menghiasi langit ketika itu. Meskipun ada beberapa diantaranya terlihat tidak berhasil mengudara, tapi tidak menyurutkan semangat untuk menerbangkan layangnya.

Antusias masyarakat pun tidak kalah semangat dalam menyaksikan dan mendukung peserta lomba layang - layang, hingga nampak ribuan masyarakat memenuhi tempat berlangsungnya lomba layang-layang di Tor Simago-mago.

"Hari ini kita tidak mencari juara, tapi dengan berlangsungnya kegiatan ini bisa menyalurkan minat dan bakat masyarakat. Juga untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan antara masyarakat yang ada di Tapsel," kata Syahrul.

Bupati juga menceritakan bahwa sejak dulu Tor Simago - mago sudah menjadi objek wisata bahkan sampai sekarang juga.

"Daerah Tor Simago - mago akan terus kita kembangkan, karena potensi yang ada di tempat ini sangat luar biasa. Dan menjadi tempat menyalurkan bakat bagi masyarakat dibidang layang - layang. Tidak hanya festival layang - layang tapi ke depan bisa kita membuat festival para layang," jelasnya.

Syahrul mengungkapkan bahwa sudah ada empat panas bumi yang sudah di bor oleh unocal, diantaranya di Aek Horsik di sekitar SMA Plus tepatnya di Haritte ada dua, dan begitu juga sekitar Bulu Mario. Dengan harapan ke depan bisa kita sinergikan dengan baik dan bagus.

Sebelumnya Kadis Pariwisata Tapsel Abdul Saftar menjelaskan, bahwa fertival layang - layang merupakan event perdana dalam menyambut Hut Tapsel yang ke-69 tahun.

"Adapun tujuan festival ini untuk melestarikan seni dan budaya di Tapsel, sebagai bentuk media promosi dibidang wisata. Jenis layangan yang dilombakan ialah layangan hias," katanya.

Lanjut Saftar, adapun peserta festival ini terdiri dari staf ahli, pimpinan OPD, Camat, dan masyarakat sekitar Kecamatan Sipirok.

"Jumlah keseluruhan peserta 87 orang, kegiatan ini berlangsung selama satu hari. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan wisatawan yang berkunjung ke Tapsel, baik lokal maupun mancanegara," ungkapnya.

Diakhir acara, Bupati yang diwakili Sekda Tapsel Parulian Nasution langsung menyerahkan hadiah kepada 10 pemenang lomba festival layang – laying, yakni, Dinas Perdagangan, Camat Angkola Selatan, PPKAD, Kabag Hukum Setdakab Tapsel, Inspektorat, Camat Sayur, Dinas KB, Disduk Capil, Lingkungan Hidup dan BAPPEDA.

Komentar

Loading...