oleh

Polsek Padang Bolak Gelar Razia Kenderaan

Medanmerdeka.com – Polsek Padang Bolak menggelar operasi razia kelengkapan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), kemarin di Jalan Gunung Tua-Langga Payung, Kabupaten Padang Lawas Utara.

Dari pantauan medanmerdeka.com, sejumlah petugas kepolisian menghentikan sejumlah kendaraan, sekaligus memeriksa perlengkapan dan surat-surat kendaraan para pengendara.

Kapolsek Padang Bolak AKP Kasmir Sitanggang, SH melalui Kanit Lantas Polsek Padang Bolak, Iptu. Drs Banik Harahap kepada Wartawan di Gunung Tua, Jumat (28/9/2018), mengatakan bahwa operasi ini digelar untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang kondusif .

“Satuan Lalu Lintas Polsek Padang Bolak melaksanakan Operasi Razia Rutin sesuai dengan amanat Korps Lalu Lintas Mabes Polri yang dilaksanakan setiap hari,” jelas Kanit Lantas.

Sesuai instruksi Kakorlantas Mabes Polri, petugas di lapangan agar selalu kedepankan penegakan hukum secara represif berupa penilangan terukur tanpa mengesampingkan sikap humanis. Tetap melakukan senyum, sapa, salam (3S).

Beberapa jenis pelanggaran yang ditindak dalam razia di antaranya kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat, pelanggaran rambu lalu lintas dan marka jalan, melawan arus, dan berbagai pelanggaran sejenis lainnya.

“Bagi para pengendara, dihimbau untuk melengkapi surat-surat kendaraan dan berkendaralah secara aman, serta mengutamakan keselamatan untuk kemanusiaan,” papar Harahap.

Masih kata Kanit Lantas, razia rutin bertujuan demi terwujudnya kesadaran disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menurunkan angka dan fatalitas kecelakaan, terciptanya sinergitas antar instansi terkait dan terwujudnya keamanan.

Razia juga bertujuan untuk keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Meningkatkan disiplin anggota Polantas, serta terwujudnya pelayanan kepolisian yang bersih dan bebas KKN. Risiko kecelakaan itu, lanjut Harahap bisa menimpa siapa saja, namun berdasarkan data penelitian usia muda merupakan pengendara paling rentan dalam mengalami laka lantas.

Untuk itu, peran orangtua sangat penting dalam menentukan porsi tindakan anak-anak. Orangtua musti selektif memberikan ruang dan membiarkan anaknya berkendara saat masih usia dibawah umur, atau sebaliknya mengambil sikap tegas dengan melarang anak.

“Dengan melihat kenyataan pengendara muda beresiko tinggi celaka di jalan raya, maka pilihan kedua sudah harus menjadi sikap para orangtua tanpa kompromi,” pungkas Harahap sembari menggaris bawahi,” Stop Pelanggaran.! Stop kecelakaan!.(anwar/mm)

Komentar

News Feed