Libur Panjang, Ribuan Wisawatan Bakal Kunjungi Kota Parapat

WISAWATAN : Pertunjukan Event Pesona Budaya beberapa waktu lalu diselenggarakan di Kota Parapat, Simalungun. Event ini menjadi agenda tahunan pemerintah dalam mendongkrak kunjungan wisawatan lokal maupun mancanegara.(foto:mm)
WISAWATAN : Pertunjukan Event Pesona Budaya beberapa waktu lalu diselenggarakan di Kota Parapat, Simalungun. Event ini menjadi agenda tahunan pemerintah dalam mendongkrak kunjungan wisawatan lokal maupun mancanegara.(foto:mm)

Medanmerdeka.com - Libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019,kota turis di Parapat,Kecamatan Girsang Sipanganbolon bakal dikunjungi sekitar 5000 hingga 7000 wisatawan lokal dan manca negara dalam sehari.

Sekretaris Camat Girsang Sipanganbolon,Doni Sinaga mengatakan,biasanya wisatawan yang datang berlibur ke Parapat sebagain besar tidak menginap dan lainnya singgah untuk melanjutkan perjalanan ke Samosir atau ke kawasan Tapanuli.

"Biasanya saat libur Natal jumlah kunjunhan wisatawan mengalami peningkatan dari 600 hingga 1000 orang pada hari biasa meningkat menjadi 5000 hingga 7000 orang per hari.Namun sebagian besar wisatawan tidak menginap di Parapat," terang Doni, Senin (24/12/2018).

Doni menambahkan,objek wisata yang diminati wisatawan saat berlibur di Parapat diantaranya Pantai Bebas,dan pesanggrahan Bung Karno.

Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Simalungun,Ramadani Purba dihubungi terpisah mengatakan,untuk mengatasi kemacetab arus lalulintas di Parapat pihaknya mulai H-3 dan H+7 Natal-Tahun Baru melarang truk melintas serta mengatur parkir wisatawan ke lokasi terminal.

"Untuk menghindari kemacetan lalulintas selama libur Natal dan Tahun Baru di Parapat truk dilarang melintas pada H-3 dan H+7 dan kenderaan wisatawan diparkir di terminal," kata Ramadani.(ir/mm)

Penulis:

Baca Juga