Menikmati Alam Merdeka…. di Sibuhuan

MENTARI sore mulai meredup di upuk Barat. Gumpalan-gumpalan awan hitam tampak menghiasi lagit di bumi Padanglawas (Palas), Sumatera Utara. Sejumlah lampu taman dan gerai di areal Lapangan Merdeka, Sibuhuan, mulai menyala. Pertanda menjeput malam.

Kabupaten Padanglawas (Palas), salah satu kabupaten pemekaran sejak tahun 2007, dengan luas wilayah 3.893km², yang tersebar di 12 kecamatan. Tahun 2017, jumlah penduduk mencapai 257.434 jiwa, dengan ibu kota Sibuhuan yang berjarak 495 km dari Kota Medan Ibu Kota Propinsi Sumatera Utara.

Walaupun kabupaten pemekaran, Palas memiliki sejumlah lokasi tongkrongan menarik bagi para pengunjung layaknya kota-kota lain di Sumatera Utara. Apalagi, jalur lintas Timur tergolong baik menuju ibu kota propinsi, tempat mengadopsi beragam ide bisnis modern.

Salah satunya kawasan Lapangan Merdeka, Sibuhuan. Di areal ini mulai sore hingga malam hari bisa kita dapati beragam makanan hidangan nusantara. Mulai dari hidangan cepat saji, hingga beragam minuman.

Selain menawarkan tongkrongan yang nyaman dan aman, kawasan ini juga aman untuk berwisata keluarga. Bagi anda yang ingin berkunjung bersama anak-anak, Lapangan Merdeka salah satu yang direkomendasikan.

Selain aman, beragam fasilitas bermain bagi anak-anak telah disiapkan Pemkab Palas untuk memanjakan para pengunjung yang ingin menikmati indahnya panorama malam. Bahkan, sejumlah warga mulai memanfaatkan kawasan ini untuk berbisnis permainan anak-anak, mulai dari odong-odong hingga istana balon.

Bagi anda pegunjung luar kota, lokasi ini bisa menjadi alternatif untuk beristirahat sekaligus menikmati hidangan. Tak perlu takut, soal keamanan, Lapangan Merdeka sudah distrerilkan dari beragam kejahatan, apalagi posisinya berdekatan dengan Mapolsek Barumun.

Palapa Harahap, warga setempat mengatakan, Lapangan Merdeka yang berdiri sejak tahun 2015 menjadi salah satu icon Kabupaten Padanglawas. Kehadiran kawasan ini disambut antusias warga, karena karena kehadirannya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Jadi tak heran, masyarakat dan pemerintah, khususnya Kepolisian bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban kawasan. Dengan mengusung kekompakan dan gotong royong, tak heran kawasan ini menjadi pusat wisata malam bagi warga maupun pengunjung luar kota.(mm)

Penulis: Ginting, Lubis
Editor: Redaksi

Baca Juga