Samosir Music International Hadirkan Band Asia-Eropa di Danau Toba

Sons & Preachers, group band asal Jerman yang akan tampil di event SMI, di Danau Toba,Pulau Samosir, Sumatera Utara.(Foto/MEDANmerdeka/Ist)

SAMOSIR - Sejumlah band Eropa dan Asia akan membawakan lagu-lagu Batak dalam event Samosir Music International (SMI), pada 23-24 Agustus 2019, mendatang di Open Stage Tuktuk Siadong,Pulau Samosir.

Project Manager SMI, Henry Manik mengatakan, event SMI bagian dari upaya pembangunan dan pengembangan wisata Danau Toba, Sumatera Utara, sebagai destinasi pariwisata nasional lewat program 3A (Atraksi,Aksesibilitasdan Amenitas).

Henry berharap, SMI memberi dampak positif terhadap sektor wisata dan perekonomian di Sumatera Utara, khususnya kawasan Danau Toba.

Oleh karena itu, Henry  mengharap perhatian yang serius dari pemerintah pusat lewat kementerian terkait, untuk mendukung penuh event SMI, hingga menggugah dunia.

"Pemerintah diharapkan membantu pelaksanaan SMI karena dana yang tersedia sangat minim, padahal dampak yang diharapkan untuk memajukan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata nasional, yang merupakan program Presiden Jokowi," kata Henry, Senin (1/7/2019).

Sementara itu, tim media SMI Tigor Munthe, mengatakan band yang akan tampil dalam event yang digelar di Danau Toba, diantaranya Salam Musik dari Malaysia,Bagjuice dari  Belanda dan Sons & Preachers dari  Jerman.

Selain itu seniman asal Austria yang sudah sering mempopulerkan lagi Batak di Eropa Hermann Delago akan ikut meramaikan.

Penulis: Davis
Editor: Redaksi

Baca Juga